Mengenal Virus Corona, Penyakit Mirip SARS yang Mewabah di China, Hong Kong, dan AS
berita
Virus Corona- bbc.co.uk
22 January 2020 16:45
Watyutink.com – Pada Rabu (22/1/2020) Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menggelar pertemua di Jenewa, Swiss guna menentukan status virus corona. WHO akan menentukan apakah virus yang sedang mewabah itu masuk dalam katagori darurat kesehatan global atau tidak. Pasalnya virus ini berpotensi menyebar dan menular dari orang ke orang.

WHO menyebut virus yang gejalanya mirip dengan Severe acute respiratory syndrome (SARS) ini tidak bisa disepelakan. Virus yang menyerang pernafasan ini jika tidak mendapat penanganan yang benar bisa berakita fatal, bahkan kematian. Itulah sebabnya WHO merasa perlu segera mengambil tindakan.

Tahukah Anda, apa itu virus corona?

Sebelumnya, virus corona telah menyebar di Wuhan, China pada awal Januari 2020. Setidaknya 59 orang terdeteksi mengidap virus corona, tujuh diantaranya dalam kondisi kritis. Sedangkan di Hong Kong, virus corona telah menjangkiti 30 orang .

Selain China dan Hong Kong, virus corona juga mulai mewabah di Amerika Serikat (AS).  Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan virus corona telah menewaskan enam orang di AS. Pejabat kesehatan di beberapa negara, seperti Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan mengonfirmasi virus corona juga telah mulai masuk di negara mereka. Sedangkan pejabat kesehatan Singapura sudah mulai bersiaga guna menghindari masuknya virus corona.

Sedangkan Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agusn Putranto memerintahkan jajarannya segera melakukan langkah antisipasi. Terawan meminta semua pintu masuk ke wilayah Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan dijaga secara ketat. Pemerintah meminta semua orang yang terindikasi terjangkit virus corona, agar mendapat penanganganan lebih lanjut. Terutama orang yang baru datang dari negara yang terjangkit wabah virus corona.

Virus corona atau coronavirus sebenarnya adalah virus yang menginfeksi hewan. Namun lambat laun virus ini berevolusi dan menyerang manusia. Penderita virus corona seringkali mengalami gejala layaknya flu, seperti demam, batuk, dan sesak nafas. Jika tidak ditangani dengan benar, penderita akan mengalami pneumonia atau infeksi paru-paru.

Para ahli kesehatan mengatakan sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat melindungi tubuh dari virus corona. Sebagai langkah pencegahan, kita bisa menghindari kontak langsung dengan orang yang telah terinfeksi virus corona. Langkah pencegahannya adalah selalu mencuci tangan dengan air dan sabun antiseptik. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut serta kontak jarak dekat dengan penderita.

Hindari pula kontak dengan hewan ternak yang kemungkinan besar terjangkit virus corona. Pastikan daging hewan ternak dan telur ayam yang akan dikonsumsi telah dimasak dengan benar dan matang.

Bagi daerah yang sudah mengalami wabah virus corona, para ahli kesehatan menyarankan selalu memakai masker selama beraktivitas. Hal ini guna menghindari penyebaran dan terjangkit virus corona. Terlebih sampai saat ini para ahli juga mengaki tidak ada perawatan khusus yang perlu dilakukan. Kebanyakan orang yang terjangki virus corona bisa sembuh dengan sendirinya.

Sebagai tindakan proteksi atau perlindungan, beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain, minum obat demam dan banyak minum air putih. Selain itu gunakan pelembab ruangan atau mandi dengan air panas. Hal ini berguna untuk meredakan sakit tenggorokan dan batuk. Jika mengalami gejala tersebut disarankan mengurangi aktivitas dan lebih banyak beristirahat di rumah.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Tauhid Ahmad

Executive Director INDEF

Agus Herta Sumarto

Peneliti INDEF

Deniey Adi Purwanto

Peneliti INDEF