Mata Kedutan, Ini Penyebabnya
berita

18 June 2019 13:45
Watyutink.com - Mata kedutan sering dikaitkan dengan mitos. Menurut kepercayaan orang zaman dulu, mata kedutan memiliki makna yang beragam tergantung dari letak kedutannya. Orang yang mengalami kedutan disebut-sebut akan mendapatkan rezeki, atau akan menangis, atau sedang dipergunjingkan, dan lain sebagainya. Padahal kondisi yang dianggap biasa ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan atau gejala penyakit yang lebih serius.

Tahukah Anda makna mata kedutan jika dilihat dari sisi medis?

Mata kedutan atau dalam medis dikenal dengan istilah mytokymia, merupakan sensasi berdenyut yang muncul dikarenakan saraf kelopak mata bagian atas atau bawah yang menegang dan kejang. Kondisi umumnya digambarkan dengan perasaan berdenyut atau bergetar di area kelopak mata, bawah mata, hingga alis yang terjadi secara berulang dan tidak terkendali. Kondisi ini biasanya tidak terasa sakit namun bisa sangat mengganggu apabila denyutan dan getaran cukup kuat. 

Shameema Sikder, dokter mata dari Johns Hopkins University School of Medicine menjelaskan, bahwa mata kedutan menandakan ada sesuatu yang “macet” tanpa disadari pada otot mata. Rudrani Banik, dokter mata di Mount Sinai School of Medicine menjelaskan, bahwa jika terjadi perubahan frekuensi, pola dan durasi kedutan bisa menandakan penyakit yang lebih serius. Jika otot wajah mulai ikut berkedut, maka sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Menurut penelitian, mata kedutan bisa dikarenakan berbagai hal, antara lain stress, mata kering, mata tegang, kelelahan, kurang tidur, terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan kafein, merokok, maupun penggunaan obat-obat tertentu. Tubuh yang kurang istirahat ditambah lagi stress menyebabkan otot dan syaraf di sekitar tubuh menegang secara berlebihan, sedangkan zat yang dapat merangsang sistem saraf pusat dan otak menyebabkan otot-otot bergerak diluar kendali.

Pada kondisi serius, mata kedutan dapat menjadi gejala penyakit pada saraf dan otak. Segera konsultasikan ke dokter apabila mengalami kedutan yang tidak hilang selama berminggu-minggu, kelopak mata sepenuhnya tertutup atau sulit membuka mata, kedutan meluas ke bagian wajah yang lain, keluhan mata kedutan disertai gangguan penglihatan, dan mata menjadi merah, keluar cairan, atau bengkak. Kedutan mata sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk mengantisipasi mata kedutan dapat dilakukan dengan cara mengompres mata, memijat mata secara lembut, istirahat yang cukup, mengurangi konsumsi alkohol dan kafein, dan diimbangi dengan gaya hidup sehat. Operasi pengangkatan beberapa otot dan saraf pada bagian wajah menjadi langkah terakhir apabila cara yang lain tidak berhasil. Akan tetapi cara ini menimbulkan dampak komplikasi yang serius. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?