Manfaat Bubur Sumsum, Sehatkan Pencernaan dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh
berita

28 October 2019 16:05
Watyutink com - Siapa yang tak mengenal bubur sumsum. Makanan tradisional ini sudah banyak dikonsumsi orang Indonesia. Selain sebagai kudapan atau cemilan, bubur sumsum juga kerap disajikan pada upacara atau acara adat. 

Bubur sumsum biasanya digunakan dalam acara selamatan atau syukuran kelahiran bayi, pernikahan, serta acara-acara lainnya. 

Ternyata bubur sumsum tidak hanya enak rasanya, tapi juga ada manfaatnya bagi kesehatan. 

Tahukah Anda, apa manfaat bubur sumsum bagi kesehatan? 

Bubur sumsum adalah makanan berbahan dasar tepung beras, santan dan daun pandan. Dalam penyajiannya biasanya ditambahkan gula jawa cair sebagai pemanis. 

Aneka bahan tersebut ternyata kaya akan manfaat, salah satunya sebagai sumber energi. Itulah sebabnya bubur sumsum sangat cocok dimakan di pagi hari. Sifatnya yang lembut dan mengenyangkan bisa menjadi sumber energi untuk beraktivitas sehari-hari. 

Selain itu bubur sumsum juga baik untuk kesehatan organ pencernaan. Tepung beras yang menjadi bahan utama bubur sumsum dikenal kaya akan kandungan nutrisi, vitamin dan serat. Hal inilah yang menjadikannya mampu menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan. 

Tepung beras juga kaya akan kandungan karbohidrat. Itulah sebabnya bubur sumsum bisa digunakan sebagai makanan alterantif pengganti nasi. 

Sadangkan santan diketahui memiliki kandungan lemak tak jenuh yang bisa meningkatkan energi. Selain itu santan juga bermanfaat meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. 

Santan berfungsi sebagai antibakteri dan antivirus. Salah satu penyakit yang bisa disembuhkan dengan santan adalah radang tenggorokan. 

Sementara gula jawa cair yang menjadi pendamping bubur sumsum juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Pasalnya gula jawa mengandung sejumlah nutrisi seperti thiamin, niacin, riboflafin, vitamin C, asam folat dan mineral. 

Saat ini untuk menikmati bubur sumsum kita tidak perlu repot. Pasalnya makanan ini sudah banyak di jual di pasar tradisional. Banyak pula penjaja makanan keliling yang menawarkan bubur sumsum. 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas             Ironi yang Tak Pantas Dibiarkan Berulang             Pemerintah Harus Tunjukan Penggunaan Utang  Secara Produktif