Manfaat Biji Pepaya, Sehatkan Pencernaan, Cegah Kanker dan Gagal Ginjal
berita

14 December 2019 16:15
Watyutink.com – Selama ini saat mengonsumsi buah pepaya, kita sering membuang bijinya. Kita beranggapan biji pepaya yang berbentuk bulat kecil berwarna hitam adalah sampah yang tidak ada manfaatnya. Padahal sebenarnya, biji pepaya memiliki manfaat bagi kesehatan. Pasalnya biji pepaya diketahui mengandung berbagai zat dan senyawa yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Tahukah Anda, apa saja manfaat biji pepaya?

Manfaat pertama dari biji pepaya adalah untuk menjaga kesehatan pencernaan. Seperti dagingnya, biji pepaya juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Asupan serat diketahui sangat penting untuk kesehatan sistem pencernaan. Rutin mengonsumsi biji pepaya disebutkan bisa menghindarkan tubuh dari gangguan pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar.

Biji pepaya juga memiliki kandungan enzim pencernaan dalam jumlah yang bersar. Itulah sebabnya biji pepaya juga bisa mengatasi penyakit radang usus dan gejala wasir. Enzim papain yang terkandung dalam biji pepaya bermanfaat untuk mencerna protein.

Biji pepaya juga memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan dalam jumlah besar. Itulah sebabnya biji pepaya bermanfaat untuk mencegah kanker. Pasalnya sifat antikanker yang dikandung biji pepaya bisa menghambat pertumbuhan sel penyakit berbahaya itu.

Biji pepaya juga memiliki kandungan zat isotiosianat yang dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker dan tumor. Zat isotiosanat sangat diperlukan untuk proses penyembuhan penyakit kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru-paru, leukemia dan kanker prostat.

Biji pepaya juga bisa menjaga dan menyehatkan fungsi ginjal. Kadungan antioksidan dalam biji pepaya dapat mencegah terjadinya penyakit gagal ginjal. Hal ini lantaran kandungan antioksidan dalam biji pepaya yang diyakini bisa menyehatkan ginjal. Seperti diketahui ginjal berfungsi sangat penting, terutama untuk menyaring racun dari dalam tubuh.

Ekstak biji pepaya diyakini bermanfaat mencegah perkembangan bakteri jahat, seperti Escherichia Coli, Staphylococcus, dan Salmonella. Itulah sebabnya biji pepaya bermanfaat menangkal berbagai infeksi yang disebabkan virus penyebab penyakit. Beberapa penyakit yang diyakini bisa disembuhkan dengan biji pepaya adalah, demam berdarah, tifus, dan lain sebagainya.

Biji pepaya juga bisa menyembuhkan penyakit hati atau sirosis, yakni penyakit penyusutan hati akibat konsumsi alkohol berlebihan. Biji pepaya diyakini dapat membersihkan hati dari racun. Itulah sebabnya mengonsumsi biji pepaya dapat membersikan dan menyehatkan hati. Terlebih jika biji pepaya dikonsumsi bersama jus lemon.

Biji pepaya juga diketahui memiliki kandungan zat anti inflamasi yang bisa meredakan penyakit dan peradangan. Selain itu biji pepaya juga bisa mengatasi kemerahan atau ruam kulit, pembengkakan, dan nyeri sendi.  

Meski berkhasiat, namun dianjurkan tidak memakan atau menelan biji pepaya secara bulat-bulat. Terlebih biji pepaya memiliki rasa pahit dan pedas. Untuk itu, sebelum dikonsumsi biji pepaya harus diolah terlebih dahulu, salah satunya dengan mengubahnya menjadi serbuk. Caranya, jemur biji pepaya dua atau tiga hari hingga kering. Selanjutnya tumbuk atau haluskan hingga menjadi serbuk yang bisa dinikmati layaknya kopi. Bisa juga ditambahkan madu atau gula untuk menambah rasa.

Jika ingin merasakan sensasi lain, kita bisa mencampur biji pepaya dengan madu dan mengunyahnya secara langsung. Rasa manis pada madu berfungsi untuk menyamarkan rasa pahit pada biji pepaya. (cp)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)