Makanan dan Minuman yang Bisa Membantu Anda Berhenti Merokok
berita

09 January 2019 17:10
Watyutink.com - Anda ingin berhenti merokok? Kesadaran akan hidup sehat mendorong sebagian orang berusaha berhenti merokok. Namun hal itu ternyata tidak mudah. Terutama bagi orang yang sudah kecanduan rokok.

Tahukah Anda, beberapa makanan yang bisa membantu menghentikan kebiasaan merokok?

Kebiasaan merokok memang harus dihentikan. Setiap satu hisapan rokok mengandung tak kurang dari 7000 racun. Selain itu rokok dapat merusak saraf di mulut. Reseptor lidah dan hidung pun ikut rusak akibat terkena zat kimia dalam rokok.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Tobacco Induced Diseases yang terbit di Inggris tahun 2017 menyatakan ternyata mengatur pola makan bisa menjadi salah satu cara untuk berhenti merokok. Beberapa makanan dan minuman dipercaya bisa membantu menghentikan kebiasaan merokok, salah satunya adalah susu. Pasalnya susu dapat menghilangkan rasa pahit di lidah akibat merokok.

Makan buah dan sayur juga diyakini dapat membantu melepaskan diri dari jeratan tembakau. Jurnal Nicotine and Tobacco Research menuliskan jeruk, pir, apel, atau pisang yang mengandung banyak antioksidan, vitamin, dan serat dapat membantu mengembalikan sensitivitas lidah yang rusak akibat merokok.

Saat berhenti merokok biasanya orang akan mencari pelampiasan dengan cara ngemil. Kacang adalah camilan yang baik untuk membantu mengindarikan kita dari kembali merokok. Selain itu, popcorn dan outmeal juga bisa menjadi piliham camilan yang sehat.

Selain mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, jika ingin berhenti merokok, kita juga dianjurkan menjauhi beberapa makanan dan minuman terutama kopi. Sebab kafein dalam kopi akan merangsang lidah untuk kembali merokok.

Hindari pula makanan berkalori rendah.  Para pakar kesehatan justru mengungkapkan bahwa makanan rendah kalori justru menjadi bumerang bagi Anda yang sedang berupaya menjauhkan diri dari rokok.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Nailul Huda

Peneliti INDEF

FOLLOW US

Hasil Survei Capai Steady State, Pergerakan Semakin Flat             Survei Kompas Bukan Acuan Satu-satunya Kalah-Menang             Pemerintah Desa Mestinya Netral             Petahana Alami Kepanikan             Hoax Berpotensi Ganggu Kualitas Pemilu dan Demokrasi             Membangun Kembali Link and Match dan Revitalisasi BLK             Harus Serius Kembangkan Competitive Advantage             Perempuan yang Terlibat dalam Terorisme Merupakan Korban             Kelompok Radikal Di Indonesia Telah Bertransformasi             Anggaran Apel Kebangsaan Kurang Proporsional