Laki-laki Jangan Gunakan Perhiasan Emas, bisa Sebabkan Alzheimer, Epilepsi, Gangguan Saraf dan Darah
berita
Sumber Foto : pinterest via tribunnews.com
25 February 2021 17:02
Watyutink.com - Bagi laki-laki muslim menggunakan perhiasan emas adalah perbuatan haram. Larangan ini sudah ditegaskan Nabi Muhammad SAW sejak 14 abad lalu. Meskipun penggunaan perhiasan emas bisa menunjang penampilan seseorang, tapi bagi laki-laki hal itu tetap dilarang. 

Larangan tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Pasalnya penggunaan perhiasan emas bagi laki-laki dikhawatirkan membawa efek buruk bagi kesehatan. Bebagai penyakit bisa muncul akibat seorang pria memakan cincin, gelang, kalung, atau perhiasan lain yang terbuat dari emas. 

Tahukah Anda, apa bahaya penggunaan perhiasan emas bagi laki-laki?

Dikutip dari Genius Beauty, penggunaan perhiasan emas bisa merangsang dan membangkitkan proses yang terdapat di otak manusia. Itulah sebabnya penggunaan emas sangat berpengaruh pada kesehatan sistem saraf secara keseluruhan.

Salah satu dampak negatif penggunaan emas adalah terjadinya depresi. Meski tidak semua orang otomatis mengalaminya, tapi kemungkinan tersebut cukup besar. Selain itu penggunaan emas juga dapat menyebabkan kejang bagi penderita epilepsi. Terlebih jika perhiasaan yang dikenakan, seperti cincin terlalu kecil. Dalam jangka panjang hal itu bisa mengganggu sistem kapiler.

Selain itu atom pada emas dapat menembus kulit dan masuk dalam darah melalui pori-pori. Jika hal itu terjadi pada laki-laki dapat menimbulkan gangguan pada darah dan urine. Kedua cairan dalam tubuh tersebut akan mengalami migrasi emas. Jika terjadi dalam jumlah besar dan waktu lama, migrasi emas bisa memicu penyakit alzheimer, yang menyebabkan penderitanya kehilangan kemampuan mental dan fisik.

Atom emas yang mengendap dalam darah akan sampai ke otak. Hal inilah yang dapat memicu alzheimer. Penderita alzheimer bisa berbuat dan bertingkah laku seperti anak kecil. Itulah sebabnya penyakit alzheimer bukan penuaan normal melainkan penuaan yang dipaksakan.

Larangan penggunaan perhiasan emas hanya untuk laki-laki, sedangkan perempuan tidak masalah. Pasalnya perempuan secara rutin mengalami menstruasi atau datang bulan. Saat itulah endapan atom emas dalam darah akan dibuang keluar dari tubuh.

Penelitian yang dilakukan para ahli menemukan adanya lemak unik yang hanya ada pada wanita. Lemak ini bermanfaat mencegah unsur senyawa atom emas (Au) masuk ke dalam tubuh. Senyawa atom emas hanya mampu menembus kulit para perempuan tapi tidak mampu mencapai lemak, daging, apalagi darah.

Melihat bahaya penggunaan emas, sudah selayaknya para laki-laki menanggalkan penggunaan perhiasan emas. Biarlah para perempuan saja yang menggunakannya. Laki-laki cukup memiliki dan menyimpannya sebagai tabungan atau investasi masa depan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI