Kesemek, Buah Murah tapi Bukan 'Murahan' bisa Cegah Kanker, Diabetes, Hipertensi dan Katarak
berita
Buah Kesemek
27 June 2020 18:37
Watyutink.com - Selama ini jarang, bahkan hampir tak ada orang yang melirik buah kesemek. Pasalnya kesemek tergolong buah yang bisa dibeli dengan harga murah. Hal ini membuat gengi buah ini kalah dibanding apel, anggur, atau pir yang harganya relatif lebih mahal. 

Namun siapa sangka, dibalik harganya yang murah terkandung manfaat yang luar biasa bagi kesehatan.  Bisa dikatakan, meski harganya murah tapi kesemek bukan buah murahan. 

Tahukah Anda, apa saja manfaat kesemek bagi kesehatan? 

Kesemek mempunyai nama latin Diospyros Kaki. Buah ini juga mempunyai nama lain Japanese Persimmon. Meski demikian buah ini sejatinya berasal dari China. Di Indonesia, kesemek banyak tumbuh di Sumatra Utara khususnya Brastagi. Namun saat ini kesemek mulai banyak dibudidayakan di daerah lain, seperti Jawa terutama di dataran tinggi dan pegunungan.

Kesemek mempunyai warna buah kuning dan oranye kecoklatan. Ciri khas buah ini adalah adanya bubuk putih halus disemua bagian buahnya. Itulah sebabnya orang kerap menyebut kesemek dengan julukan buah bedak. Pasalnya bubuk putih itu sangat mirip dengan bedak. 

Kesemek mempunyai rasa manis. Meski ukurannya tidak terlalu besar, buah ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak. Dalam sebutir kesemek terdapat nutrisi seperti kalori, karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Sedangkan vitamin yang tersimpan di dalamnya bisa dibilang komplit, yakni vitamin A, B1, B2, B6, C, E, dan K. 

Sedangkan kandungan mineral dalam kesemek antara lain, kalium, mangan, folat, tembaga, magnesium dan fosfor. Kesemek juga mengandung senyawa antiokasidan  seperti tanin, flavonoid, dan karotenoid.

Beragam kandungan nutrisi dan mineral tersebut membuat kesemek sangat baik untuk menjaga kesehatan, salah satunya mencegah penyakit kanker. Kandungan antioksidan membuat kesemek berguna menangkal efek buruk radikal bebas, pemicu penyakit kronis, termasuk kanker. 

Radikal bebas ini dikenal bisa merusak sel sehat hingga akhirnya berkembang menjadi sel kanker dan merusak sistem organ tubuh. Penelitian para ahli membuktikan senyawa flavonoid yang terdapat pada daging dan kulit kesemek dapat membantu menurunkan risiko kanker paru. 

Sedangkan kandungan beta karoten dalam kesemek berperan penting dalam penurunan risiko penyakit jantung, kanker paru, kanker usus, dan diabetes melitus.

Kesemek juga berguna mengurangi peradangan. Pasalnya kesemek memiliki kandungan senyawa antiradang. Hal serupa dengan vitamin C dalam kesemek yang mampu menetralkam protein c-reaktif dan  interleukin yang muncul akibat peradangan.

Selain itu, kandungan karotenoid, flavonoid, dan vitamin E di dalam buah kesemek juga membantu melawan peradangan di dalam tubuh.

Kesemek juga kaya akan kandungan vitamin A. Hal ini menjadikan buah ini mampu menjaga kesehatan mata. Vitamin A merupakan salah satu komponen penting dari rhodopsin, yaitu protein yang dibutuhkan tubuh untuk dapat melihat secara normal.

Mengonsumsi kesemek juga bisa melindungi mata dari penyakit seperti katarak dan degenerasi makula, penyebab kebutaan. Hal ini lantaran kesemek memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin yang melindungi mata dari kerusakan. 

Vitamin C dalam kesemek juga berguna meningkatkan sistem kekebalan tubuh.  Kandungan asam askorbat dalam sebutir kesemek mampu memenuhi 80 persen kebutuhan harian vitamin C orang dewasa.

Vitamin C dalam kesemek mampu merangsang sistem kekebalan tubuh. Akibatnya produksi sel darah putih meningkat dan mampu melindungi tubuh dari infeksi mikroba, virus, jamur, dan racun.

Kesemek juga berguna menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan serat tinggi dalam kesemek mampu merangsang gerakan peristaltik usus untuk memindahkan makanan saat melewati saluran pencernaan. Akibatnya tubuh terhindar dari gangguan pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar dan diare. 

Serat juga membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan melindungi tubuh dari serangan kanker kolorektal atau kanker usus besar.

Kesemek juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Pasalnya kandungan tanin dalam kesemek mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Sedangkan antioksidan flavonoid, quercetin dan kaempferol dalam kesemek berguna mengurangi kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein 
(LDL) dalam tubuh, dan mengurangi peradangan.

Kesemek juga berguna untuk kesehatan kulit. Kandungan vitamin A, beta karoten, lutein, likopen, dan cryptoxanthin dalam kesemek berguna mencegah kerusakan oksidatif pada kulit. Hal ini sekaligus mencegah terjadinya penuaan dini. 

Makan kesemek diyakini bisa membantu  menunda melemahnya otot, munculnya keriput, dan bintik hitam di wajah.

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila