Kacang Panjang, Kaya Manfaat Meski Punya Efek Samping
berita
Sumber Foto : istockphoto.com
10 December 2019 11:00
Anda pasti mengenal kacang panjang. Sayuran ini sering menjadi menu untuk lalapan atau dicampurkan dengan gado-gado, pecel, karedok, serta makanan tradisional lainnya.

Tahukah Anda, kacang panjang mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan meski ada pula efek sampingnya?

Kacang panjang memiliki nama latin Vigna unguiculata Sesquipedalis. Dalam beberepa bahasa lain kacang panjang dikenal sebagai yardlong bean, Chinese long bean, dan asparagus bean. Menurut United States Department of Agriculture (USDA) National Nutrient data base, 100 gram kacang panjang memiiki kandungan 47 kkal atau kalori. Kandungan karbohidratnya 8,35 gram, protein 2,8 gram dan lemak 0,40 gram.

Kandungan vitamin dan mineral yang dimiliki kacang panjang antara lain vitamin C, vitamin A, folat, riboflavin, thiamin, pyridoxine, niacin, dan pantothenic acid. Selain itu juga magnesium, mangan, fosfor, zat besi, kalsium, tembaga, kalium, selenium, dan zinc. Kacang panjang juga mengandung senyawa polifenol yang merupakan senyawa antioksidan.

Dengan kandungan vitamin, mineral dan senyawa yang beragam tersebut kacang panjan dipercaya dapat menurunkan gula darah, meredakan nyeri, menurunkan risiko kanker, dan  menjaga kesehatan jantung. Selain itu kacang panjang juga berkhasiat menambah darah, meningkatkan stamina, menjaga kecerahan kulit, menambah nutrisi bagi ibu hamil, serta menjaga imunitas tubuh.

Namun perlu diingat mengkonsumsi kacang panjang terlalu banyak dapat menyebabkan  efek samping seperti alergi, gangguan pencernaan, hingga memicu gangguan hati dan ginjal. Penderita asam urat disarankan untuk tidak mengkonsumsi sayuran ini.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR TERPRODUKTIF

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)