Kacang Panjang, Kaya Manfaat Meski Punya Efek Samping
berita
Sumber Foto : istockphoto.com
04 December 2018 17:00
Anda pasti mengenal kacang panjang. Sayuran ini sering menjadi menu untuk lalapan atau dicampurkan dengan gado-gado, pecel, karedok, serta makanan tradisional lainnya.

Tahukah Anda, kacang panjang mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan meski ada pula efek sampingnya?

Kacang panjang memiliki nama latin Vigna unguiculata Sesquipedalis. Dalam beberepa bahasa lain kacang panjang dikenal sebagai yardlong bean, Chinese long bean, dan asparagus bean. Menurut United States Department of Agriculture (USDA) National Nutrient data base, 100 gram kacang panjang memiiki kandungan 47 kkal atau kalori. Kandungan karbohidratnya 8,35 gram, protein 2,8 gram dan lemak 0,40 gram.

Kandungan vitamin dan mineral yang dimiliki kacang panjang antara lain vitamin C, vitamin A, folat, riboflavin, thiamin, pyridoxine, niacin, dan pantothenic acid. Selain itu juga magnesium, mangan, fosfor, zat besi, kalsium, tembaga, kalium, selenium, dan zinc. Kacang panjang juga mengandung senyawa polifenol yang merupakan senyawa antioksidan.

Dengan kandungan vitamin, mineral dan senyawa yang beragam tersebut kacang panjan dipercaya dapat menurunkan gula darah, meredakan nyeri, menurunkan risiko kanker, dan  menjaga kesehatan jantung. Selain itu kacang panjang juga berkhasiat menambah darah, meningkatkan stamina, menjaga kecerahan kulit, menambah nutrisi bagi ibu hamil, serta menjaga imunitas tubuh.

Namun perlu diingat mengkonsumsi kacang panjang terlalu banyak dapat menyebabkan  efek samping seperti alergi, gangguan pencernaan, hingga memicu gangguan hati dan ginjal. Penderita asam urat disarankan untuk tidak mengkonsumsi sayuran ini.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?