Jangan Ngecas di Tempat Umum
berita
Sumber Foto : news-af.op-mobile.opera.com (gie/watyutink.com)
19 October 2019 09:00
Watyutink.com - Saat ini smartphone sudah menjad barang wajib bagi sebagian besar masyarakat. Begitu pentingnya hingga alat komunikasi ini tidak boleh mati meski hanya sebentar. Untuk memastikannya powerbank selalu menemani smartphone. Tapi bagaimana jika powerbank lupa tidak terbawa?

Seringkali kita memanfaatkan layanan pengisian daya atau ‘ngecas’ di tempat umum yang  saat ini banyak tersedia.

Tahukah Anda, mengisi daya ditempat umum memiliki risiko malware atau rusaknya sistem operasi smartphone?

Yudhi Kukuh, analis keamanan dari ESET, sebuah perusahaan penyedia software antivirus mengatakan peretas bisa menginfeksi layanan pengsian daya di tempat umum agar kabel mengirimkan malware kepada korban. Kukuh mengatakan banyak hal yang tidak disadari oleh masyarakat. Terlebih umumnya masyarakat hanya bisa menggunakan smartphone tanpa tahu bagaimana merawatnya.

Pada 2018 rata-rata kerugian akibat malware mencapai 3,86 juta dolar AS atau sekitar Rp56,5 miliar. Selain itu, telah terjadi 945 pelanggaran data yang menyebabkan 4,5 miliar catatan data hilang di seluruh dunia.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

FOLLOW US

Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah