Jangan Lakukan Kebiasaan Ini atau Ginjal Anda Bakal Rusak
berita
Ilustrasi/ Net
20 January 2021 17:00
Watyutink.com – Ginjal adalah bagian tubuh yang sangat penting. Organ ini bertugas menyaring dan membung racun-racun dari dalam tubuh. Ginjal juga berfungsi mencuci darah sehingga menjadi bersih dan siap beredar kembali ke seluruh tubuh. Fungsi ginjal yang lain adalah untuk mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh. Ginjal juga bertugas membantu produksi darah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap tekanan darah.

Melihat peran yang sangat penting, ginjal wajib dijaga kesehatannya. Sedikit saja gangguan pada organ yang berada di pinggang sebelah kiri ini dipastikan bakal membawa akibat fatal. Sayangnya banyak orang yang cenderung meremehkan kesehatan ginjal. Gaya hidup dan tuntutan kerja membuat orang kerap melupakan menjaga kesehatan ginjal. Ditambah konsumsi makanan yang tidak sehat membuat kondisi ginjal menjadi semakin payah.

Tahukah Anda, apa saja kebiasaan yang bisa merusak ginjal?

Dalam unggahan di akun Instagram dokterislami.jsr disebutkan terdapat delapan kebiasaan yang berpotensi merusak ginjal. Kebiasaan pertama adalah sering minum obat penghilang rasa sakit. Obat jenis ini biasanya dikonsumsi untuk meredakan nyeri atau rasa sakit. Obat jenis ini banyak dijual bebas meski sebenarnya bisa membahayakan ginjal. Terutama jika diminum dalam secara berlebihan. Itulah sebabnya jika terpaksa harus meminumnya, sebaiknya sesuai dengan dosis yang dianjurkan.  

Mengonsumsi garam secara berlebihan juga bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Pasalnya konsumsi garam dan natrium berpotensi meningkatkan tekanan darah. Hal ini juga bisa menganggu kerja ginjal. Kementerian Kesehatan merekomendasikan konsumsi harian garam tidak lebih dari 2.000 miligram atau setara dengan satu sendok teh. Sebaiknya mulai sekarang ganti kebiasaan konsumsi garam dengan rempah-rempah yang juga bisa menghasilkan rasa gurih.

Selain garam, asupan gula berlebihan juga bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Pasalnya gula bisa menyebabkan risiko obesitas yang memicu darah tinggi dan diabetes. Dua penyakit tersebut diketahui adalah penyebab utama kerusakan ginjal. Tidak hanya dalam bentuk makanan atau minuman, asupan gula juga bisa berasal dari makanan kemasan yang biasanya dicampur gula tambahan. Itulah sebabnya sangat penting menghindari asupan gula secara berlebihan.

Kebiasaan makan makanan olahan juga bepotensi merusak ginjal. Terutama makanan olahan yang banyak mengandung natrium dan fosfor. Kedua mineral itu menjadi penyebab kerusakan ginjal jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus. Selain ginjal, asupan fosfor yang terlalu tinggi juga bisa mengganggu kesehatan tulang. Itulah sebabnya sebaiknya makanan olahan dikonsumsi dalam jumlah sewajarnya saja.

Penyebab kerusakan ginjal berikutnya adalah kurang minum air putih. Menjaga kecukupan air putih berguna mencegah terjadinya penyakit batu ginjal. Pasalnya asupan air putih dalam jumlah cukup akan membantu ginjal membersihkan natrium dan racun dari dalam tubuh. Setidaknya minum air putih dua liter dalam sehari semalam. Hal ini akan membuat ginjal sehat dan tubuh menjadi lebih segar.

Kebiasaan begadang dan kurang tidur juga bisa memicu kerusakan ginjal. Pasalnya siklus bangun dan tidur turut mempengaruhi fungsi ginjal. Jika kondisi kurang tidur berlangsung dalam waktu lama, kerja ginjal akan semakin berat. Beban yang bertambah lambat laun menyebabkan ginjal rusak.

Makan daging juga bisa memicu kerusakan ginjal, terutama jika dimakan secara berlebihan. Pasalnya protein hewani dalam daging akan memproduksi asam dalam jumlah tinggi. Hal itu menyebabkan ginjal kesulitan menetralisir kadar asam dalam darah. Itulah sebabnya konsumsi daging sebaiknya tidak berlebihan. Imbangi dengan konsumsi buah dan sayuran yang mengandung protein nabati.

Rokok dan minuman beralkohol adalah pula penyebab kerusakan ginjal. Para ahli kesehatan menyebut minum empat gelas minuman beralkohol setiap hari akan membuat ginjal rusak dalam waktu cepat. Terutama jika ditambah dengan kebiasaan merokok. Orang yang terbiasa merokok dan minum minuman beralkohol berisiko menderita gagal ginjal lima kali lebih besar dibanding yang tidak mengonsumsi keduanya.  Itulah sebabnya rokok dan minuman beralkohol sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya ginjal, rokok dan minuman beralkohol terbukti juga merusak organ tubuh yang lain.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI