Jangan Anggap Sepele Kesemutan, Bisa Jadi Anda Terserang Diabetes
berita
Kesemutan
05 September 2020 20:30
Watyutink - Kesemutan adalah kondisi yang umum terjadi. Biasanya kesemutan terjadi terlalu lama duduk atau ada bagian tubuh yang tertindih bagian tubuh yang lain. Kesemutan ditandai dengan bagian tubuh mengalami kebas atau mati rasa.

Sebagian besar orang menganggap kesemutan adalah hal  yang tidak berbahaya. Pasalnya kesemutan akan hilang dengan sendirinya.

Tapi jika kesemutan terjadi berulang-ulang bahkan sering, Anda patut waspada. Bisa jadi kesemutan yang berulang menjadi pertanda ada yang salah dengan tubuh Anda.

Tahukah Anda, penyakit apa yang ditandai dengan kesemutan?

Kesemutan tanpa sebab yang terjadi berulang ternyata bisa menjadi pertanda adanya penyakit kronis, seperti diabetes. Dalam Buku Pegangan Diabetes karya Bilous dan Donelly disebutkan neuropati diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes yang gejalanya seperti kebas dan nyeri.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) juga menyatakan salah satu gejala diabetes atau penyakit kencing manis adalah kesemutan. Kadar gula darah tinggi dapat memengaruhi sirkulasi darah dan merusak saraf tubuh. Hal inilah yang memicu gejala kesemutan dan mati rasa pada tangan dan kaki, atau yang disebut dengan neuropati.

Diabetes adalah penyakit akibat tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Gula darah ini tidak dapat diserap dengan baik oleh tubuh. Akibatnya kandungan gula menumpuk dan menimbulkan gangguan pada organ tubuh.

Terdapat dua jenis penyakit diabetes, tipe 1 dan tipe 2. Dari keduanya, tipe 2 yang paling banyak diderita masyarakat. Para ahli menyebut diabates tipe 2 membutuhkan perawatan yang lebih intensif lantaran lebih cepat menyerang.

Itulah sebabnya masyarakat perlu menyadari tanda atau gejala awal penyakit yang juga bernama kencing manis ini. Selain sering mengalami kesemutan atau mati rasa, diabates ditandai dengan gejala sering buang air kecil. Kadar gula yang tinggi memaksa ginjal bekerja lebih keras guna menyaring dan mengeluarkan kelebihan gula. Hal inilah yang menyebabkan seseorang menjadi lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari.

Akibat sering buang air kecil, tubuh jadi cepat merasa haus. Pasalnya cairan dalam tubuh akan cepat berkurang. Jika tidak dibarengi memperbanyak minum air putih, tubuh bisa mengalami dehidrasi.

Gejala diabetes juga ditandai dengan tubuh mudah merasa lapar. Akibat penyerapan glukosa yang tidak baik, tubuh menjadi kekurangan energi. Sehingga tubuh cepat merasa lapar guna menambah asupan energi. Selain itu tubuh juga mudah kelelahan dan mengantuk. Glukosa yang tidak bisa terserap juga menyebabkan tubuh gampang lemas.

Kadar gula berlebih dalam tubuh juga berpotensi merusak organ penglihatan. Pasalnya kadar gula dalam darah bisa menghambat dan merusak pembuluh darah di bagian mata. Itulah sebabnya diabetes juga ditandai dengan gajala mata menjadi kabur, penglihatan menjadi buram dan tidak jelas.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, jangan dianggap sepele. Segera konsultasi dengan dokter guna mendapat penanganan lebih intensif.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF