Jangan Anggap Remeh Medical Check Up
berita
Sumber Foto : tribunnews.com
27 September 2019 16:20
Watyutink.com – Melakukan Medical Check Up (MCU) atau biasa disebut cek kesehatan secara rutin, dapat mengetahui perkembangan kesehatan seseorang. Namun kebanyakan orang takut melakukannya karena khawatir akan hasilnya, dan berobat ketika penyakit sudah mulai menyerang tubuh. Padahal mengetahui perkembangan kesehatan sedari dini, dapat membantu dalam mengontrol gaya hidup.

Tahukah Anda jangka waktu yang tepat untuk melakukan cek kesehatan?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultasi Alergi Imunologi Rumah Sakit Premier, dr. Prasna Paramitha, SpPD, K-AI menganjurkan normalnya bagi seseorang yang telah berusia 35 tahun untuk melakukan MCU minimal sekali dalam setahun. Sedangkan bagi yang telah berusia kisaran 50 tahun ke atas disarankan untuk melakukan MCU enam bulan sekali. Hal itu tergantung dari kondisi kesehatan masing-masing.

Terkait MCU, dr. Prasna, menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah secara lengkap. Minimal melakukan pemeriksaan urin, asam urat, fungsi hati, profil, lipid, elektrolit, ginjal, dan kadar vitamin D.

Baca Juga

Vitamin D sangat berperan dalam metabolisme tubuh. sesorang yang kekurangan vitamin ini cenderung mudah mengalami alergi makanan dan lingkungan.  

Sebelum MCU Anda tidak diperkenankan untuk minum obat dalam kurun waktu tertentu. Hal ini dikarenakan ada beberapa obat yang akan berdampak pada hasil tes darah. Namun apabila diharuskan minum obat terlebih dahulu, konfirmasikan ke pihak laboratorium.  

Selain itu, sebelum melakukan MCU disarankan untuk puasa terlebih dahulu untuk memastikan keakuratan hasil tes darah. Lama waktu puasa tergantung dari jenis tes kesehatan yang akan dilakukan.

Jangan takut cek kesehatan ya. Lebih baik mencegah dari pada mengobati.

 (GD)

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Eko Listiyanto

Peneliti INDEF (Institute for Development of Economics and Finance)

FOLLOW US

Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas