Jangan Anggap Enteng Kebiasaan Jantung Berdebar, Bisa Jadi Ada yang Tidak Beres di Tubuh Anda
berita

17 October 2019 17:05
Watyutink.com – Pernahkah Anda merasa jantung berdebar-debar? Bukan karena bertemu mantan pacar melainkan jantung berdebar tanpa sebab tertentu. Jika pernah atau bahkan sering, sebaiknya Anda berhati-hati. Pasalnya jantung berdebar-debar bisa menjadi pertanda ada yang tidak beres dengan jantung Anda

Tahukah, Anda apa akibatnya jika sering mengalami jantung berdebar?

Jantung berdebar juga disebut palpitasi, adalah kondisi saat jantung tiba-tiba merasa berdegub dengan kencang. Secara umum kondisi ini normal dan tidak berbahaya. Namun dalam kondisi  ini tetap harus diwaspadai. Pasalnya dalam kondisi tertentu jantung berdebar menjadi indikasi adanya penyakit jantung.

Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicu jantung berdebar. Bisa sederhana hingga penyebab yang berbahaya.  Salah satu yang kerap menjadi penyebabnya kebiasaan terburu-buru. Saat itu hormon adrenalin akan terlepas dan mengakibatkan jantung berdebar. Hal serupa juga terjadi saat Anda mengalami rasa cemas berlebihan.

Selain itu gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi pemicu jantung berdebar. Kebiasaan merokok, minum kopi atau minuman keras bisa pula memicu jantung berdebar. Terlebih jika Anda tidak pernah atau jarang berolah raga.  

Kondisi kesehatan juga bisa mempengaruhi jantung berdebar. Kondisi tubuh seperti anemia atau kurang darah, dehidrasi, kadar gula darah rendah, dan tekanan darah rendah bisa menjadi pemicunya. Jantung berdebar juga kerap muncul saat tubuh menderita demam.

Jantung berdebar juga kerap menimpa wanita. Hal ini lantaran dalam beberapa kondisi wanita mengalami perubahan hormon, seperti saat menstruasi, hamil, dan menopause. Namun kondisi ini tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya.

Mengonsumsi bebeberapa jenis obat-obatan juga bisa memicu jantung berdebar. Beberapa jenis obat tersebut antara lain, antibiotik, bronkodilator untuk asma, antihistamin, obat gangguan tiroid, dan obat batuk yang mengandung pseudoephedrine.

Jantung berdebar akan sangat berbahayan jika dialami seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung. Pasalnya hal itu bisa memicu kondisi yang lebih parah seperti  pingsan secara tiba-tiba, stroke, gagal jantung, dan henti jantung. Jika penderita tidak memiliki riwayat penyakit jantung maka hal tersebut kecil kemungkinan menyebabkan komplikasi.  

Pada umumnya jantung berdebar tidak membutuhkan penanganan khusus. Pasalnya kondisi ini biasanya bersifat sementara. Namun jika intensitasnya sering, sebaiknya Anda memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah jantung berdebar adalah menghindari faktor pemicunya, seperti rokok, minuman berkafein seperti kopi atau minuman energi. Jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Jika Anda kerap merasa cemas atau stres, lakukan cara-cara untuk meredakannya seperti, relaksasi, meditasi, olah pernafasan atau menggunakan aromaterapi. Mulaikan menerapkan pola hidup sehat, baik aktivitas maupun makanan. Lakukan olah raga secara rutin.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas             Ironi yang Tak Pantas Dibiarkan Berulang             Pemerintah Harus Tunjukan Penggunaan Utang  Secara Produktif