Jalan Kaki Tanpa Alas, Menyehatkan Jantung dan Membuat Tidur Lebih Nyenyak
berita

22 October 2019 08:30
Watyutink.com - Olah raga yang paling murah dan mudah adalah jalan kaki. Tak heran jika banyak orang mulai membiasakan diri berjalan kaki untuk menjaga kesehatan. 

Namun saat berjalan sebagian besar orang menggunakan alas kaki seperti sepatu, sandal dan sejenisnya. Padahal berjalan dengan telanjang kaki sebetulnya lebih menyehatkan.

Tahukah Anda, apa manfaat berjalan tanpa alas kaki? 

Jalan kaki tanpa menggunakan alas atau barefoot ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah dapat mengurangi rasa nyeri dan sakit di tubuh. Rasa nyeri pada tubuh biasanya dipicu kadar kortisol yang berlebihan. Jalan kaki tanpa alas diyakini dapat menurunkan kadar kortisol di dalam tubuh. Sehingga dapat memperkecil kemungkinan tubuh mengalami sakit yang berlebihan. 

Jalan kaki tanpa alas ternyata juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jalan kaki selama 10 - 15 menit setiap hari ternyata dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan signifikan. Kondisi ini akan semakin membaik jika dibarengi dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi setiap hari. 

Selain itu jalan dengan telanjang kaki ternyata juga mampu menurunkan resiko penyakit jantung. Hal ini bisa terjadi karena tubuh terus bergerak dan peredaran darah berjalan dengan lebih lancar. Kemungkinan obesitas dan penyakit kardiovaskular pun bisa ditekan dengan kebiasaan  berjalan kaki. 

Jika Anda mempunyai masalah gangguan tidur seperti insomnia, jalan kaki tanpa alas adalah salah mengatasinya. Pasalnya peredaran darah dalam tubuh akan menjadi lebih lancar.

Bagi wanita, berjalan kaki tanpa alas bisa membantu mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Sebab berjalan kaki dapat menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron yang seringkali menjadi penyebab rasa sakit saat menstruasi. 

Namun perlu diingat, jalan kaki tanpa alas juga mengandung resiko seperti infeksi akibat bakteri dan cacing, terutama jika berjalan di tanah berlumpur dan kotor. 

Berjalan tanpa alas juga rentan terkena cidera akibat batuan atau kerikil terutama saat berada di lokasi yang terjal. Hal yang sama dengan benda lain seperti paku atau logam berkarat yang dapat menyebabkan tetanus. 

Untuk itu sebaiknya jika akan berjalan kaki tanpa alas sebaiknya carilah lokasi yang aman dan nyaman. Jika perlu cukup berjalan di sekiatar rumah yang terjaga kebersihannya.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Teguh Santoso, S.E., M.Sc.

Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unpad, Peneliti Center for Economics and Development Studies

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

FOLLOW US

Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!             Perekonomian Dunia Masih Dihantui Ketegangan dan Ketidakpastian             Revisi Aturan-aturan yang Tidak Pro Kepada Nelayan!             Kebijakan KKP yang Baru Harus Didukung             Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS