Jahe, Madu, dan Bawang Bombay, Bahan Alami Penangkal Asma
berita

07 July 2019 17:45
Watyutink.com - Asma adalah salah satu penyakit pernafasan yang banyak diderita masyarakat. Penyebab serangan asma adalah ketika saluran udara mengalami peradangan. Akibatnya saluran nafas menjadi sempit dan mengeluarkan lendir. Hal inilah yang menyebabkan penderita asma kerap kesulitan bernafas.

Asma katagori ringan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Jika dibiarkan, asma ringan dapat menjadi lebih parah. Asma dengan katagori akut atau kronis bisa berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian.

Meski tidak diketahui secara pasti penyebabnya, namun para ahli kesehatan  menyebut serangan asma dapat dipicu oleh alergi, polusi udara, infeksi pernapasan, emosi, kondisi cuaca, kandungan  zat tertentu dalam makanan, dan beberapa pengobatan. Gejala yang umum terjadi adalah batuk, mengi, napas yang pendek, dan sesak di dada.

Banyak penderita asma yang 'menggantungkan' hidup pada obat-obatan kimiawi. Mulai yang berupa pil hingga inhaler.

Padahal sebenarnya asma bisa diobati menggunakan bahan-bahan alami.

Tahukah Anda, apa saja bahan alami penangkal asma?

Bahan alami pertama yang dapat mengobati asma adalah jahe. Bahan baku obat herbal ini diyakini dapat membantu mengurangi peradangan dan kontraksi pada saluran pernapasan.

Selain itu jahe juga dapat meningkatkan relaksasi pada otot seperti yang terdapat pada beberapa obat asma.

Caranya buatlah jus jahe dan delima. Campur kedua jus tersebut dengan madu. Minum campuran tersebut secara rutin dua atau tiga kali dalam sehari.

Bisa juga dengan memasukkan jahe dalam air mendidih. Sebelumnya iris jahe menjadi potongan kecil-kecil. Biarkan selama sekitar lima menit hingga air menjadi hangat. Minum air tersebut secara rutin.

Selain jahe, bawang putih juga bisa digunakan untuk pengobatan asma, khususnya  pada stadium awal. Bawang putih dipercaya dapat membantu  membersihkan paru-paru.

Caranya, didihkan dua atau tiga siung bawang putih bersama satu setengah cangkir susu. Setelah hangat minum campuran tersebut.

Kopi ternyata juga dapat membantu mengurangi serangan asma. Kopi diyakini dapat berfungsi sebagai bronchodilator.

Kopi panas akan membantu merelaksasikan dan melegakan saluran pernapasan. Sehingga penderita asma dapat bernafas dengan lebih mudah. Semakin kuat kopinya, semakin bagus pula hasilnya.

Namun perlu diingat, jangan mengonsumsi kopi hitam lebih dari tiga cangkir sehari. Kandungan kafein dalam kopi dikhawatirkan menimbulkan efek samping jika dkonsumsi secara berlebihan.

Madu adalah obat alternatif bagi penderita asma. Menghirup aroma madu dapat menimbulkan sensasi yang mampu mengurangi gejala asma.

Bisa juga dengan rutin meminum campuran satu sendok makan madu dengan satu gelas air hangat.

Bahan alami lainnya yang dapat digunakan melawan asma adalah bawang bombay. Pasalnya bawang bombay memiliki zat anti-peradangan yang dapat membantu mengurangi penyumbatan saluran pernapasan.

Caranya dengan memakan bawang bombay mentah. Namun jika tidak bisa memakan dalam kondisi mentah bisa juga dengan memakan bawang bombay yang sudah dimasak.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Teguh Santoso, S.E., M.Sc.

Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unpad, Peneliti Center for Economics and Development Studies

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

FOLLOW US

Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!             Perekonomian Dunia Masih Dihantui Ketegangan dan Ketidakpastian             Revisi Aturan-aturan yang Tidak Pro Kepada Nelayan!             Kebijakan KKP yang Baru Harus Didukung             Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS