Inilah Cara Mengetahui Alpukat Yang Sudah Matang
berita

10 July 2019 13:50
Watyutink.com - Manfaat yang beragam membuat buah alpukat menjadi salah satu buah yang sangat diminati. Mulai dari manfaat untuk kesehatan, meningkatkan daya ingat bahkan sangat berguna untuk menjaga kesehatan janin pada ibu hamil. Alpukat juga dapat dinikmati dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan selera. Ada yang langsung dikerok dan dicampur dengan gula, di jus, dijadikan selai, dijadikan es buah bahkan dicampur dengan white wine.

Namun karena teksturnya yang padat sering kali kita sulit membedakan yang mana alpukat yang sudah matang dan yang mana yang belum. Dan ketika kita salah memilih alpukat yang belum matang kita akan dibuat kesal karena daging buahnya akan sulit diolah karena keras. Rasanya yang sangat pahit pun akan mengurangi kenikmatan yang kita harapkan.

Tahukah Anda, bagaimana cara mengetahui alpukat yang sudah matang?

Mudah dibelah

Alpukat yang sudah matang cenderung lebih mudah dibelah dibanding buah yang belum matang. Oleh karenanya ketika membeli buah alpukat goreslah sedikit kulit buah untuk mengetahui apakah buah tersebut sudah matang atau belum. Ketika buah terasa mudah digores sampai ke daging buah itu tandanya alpukat tersebut sudah matang. Selain menggores buah sebenarnya kita dapat merasakan apakah tekstur buahnya lembek atau tidak dengan menggenggam buah tersebut dengan sedikit menekannya. Cara ini akan lebih efektif untuk mengetahui kematangannya.

Alpukat yang ringan

Buah alpukat yang belum matang biasanya akan lebih berat dibanding buah yang sudah matang. Hal ini karena alpukat akan mengeluarkan gas etilen yang berasal dari buah itu sendiri. Secara tidak langsung dikeluarkannya gas etilen akan mengurangi berat buah itu sendiri.

Perhatikan warnanya

Warna buah alpukat yang matang dan tidak matang memang tidak jauh berbeda namun bisa dipastikan ketika warnanya masih hijau muda itu tandanya belum matang. Buah alpukat yang sudah matang biasanya akan berwarna hijau tua dan terlihat lebih gelap dari sebelumnya. Dan buah yang coklat biasanya adalah buah yang sudah membusuk. Namun hati-hati karena ada jenis alpukat yang sulit diketahui apakah sudah matang atau belum. Alpukat jenis ini dikenal dengan nama alpukat hass. Kendati warnya sudah hijau tua kadang kala buah alpukat tersebut belum matang. Biasanya alpukat hass matang ketika warnanya mengarah kecoklat-coklatan.

Melihat bagian tangkai buah

Pada umumnya buah alpukat yang dijual dipasaran sudah tidak memiliki tangkai. Namun anda dapat menilai kematangan buah alpukat dengan memperhatikan bagian tempat tangkai buah. Bila warna bagian tersebut sudah mengarah kekuning-kuningan itu tandanya buah alpukat sudah matang. Jangan memilih buah yang bagian tangkainya sudah berwarna coklat karena biasanya buahnya sudah busuk dan tidak layak konsumsi lagi.

Biji yang tidak menempel ke daging buah

Salah satu cara lain untuk mengetahui apakah buah alpukat sudah matang adalah dengan menggoyangkan buah alpukat. Ketika ada suara biji buah membentur daging buah berulang-ulang itu tandanya bijinya sudah tidak menempel pada daging buah. Itu tandanya alpukat tersebut sudah matang.

Nah, sekarang anda sudah tahu bagaimana caranya menilai buah alpukat yang sudah matang atau belum. Tinggal dipraktekkan ketika membeli buah alpukat yang kaya khasiat. Jangan salah pilih lagi ya, karena buah alpukat memang lebih enak dikonsumsi ketika buahnya sudah matang. Selamat mencoba!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Teguh Santoso, S.E., M.Sc.

Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unpad, Peneliti Center for Economics and Development Studies

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

FOLLOW US

Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!             Perekonomian Dunia Masih Dihantui Ketegangan dan Ketidakpastian             Revisi Aturan-aturan yang Tidak Pro Kepada Nelayan!             Kebijakan KKP yang Baru Harus Didukung             Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS