Inilah Alasan Mengapa Kurma Sangat Dianjurkan untuk Sahur dan Buka Puasa
berita
Kurma
29 April 2020 19:00
Watyutink.com - Anjuran mengonsumsi kurma saat sahur dan berbuka puasa sudah sering kita dengar. Hal ini sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW yang selalu memakan kurma saat sahur dan berbuka puasa.

Hal itu pula yang membuat buah khas Timur Tengah ini banyak diperjualbelikan saat datangnya bulan Ramadhan.

Ternyata disamping mengikuti anjuran Nabi Muhammad SAW, mengonsumsi kurma saat sahur dan berbuka puasa juga karena alasan kesehatan. Sayangnya banyak yang kurang memahami, mengapa kurma disebut sebagai buah yang paling tepat untuk berbuka dan sahur.

Tahukah Anda, mengapa kurma sangat bermanfaat dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa?

Manfaat pertama buar kurma adalah sebagai sumber nutrisi. Pasalnya buah berasa manis ini kandungan nutrisinya sangat tinggi. Bahkan kurma kering memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibanding buah lainnya yang masih segar.

Selain itu kurma tinggi kandungam serat, vitamin dan mineral. National Institute of Health atau NCBI menerangkan kurma juga tinggi kandungan antioksidan. Hal inilah yang menyebabkan buah berwarna cokelat gelap ini sangat baik untuk kesehatan.

Kandungan serat sangat penting bagi orang yang sedang berpuasa. Pasalnya saat berpuasa, selama hampir 14 jam tubuh tidak mendapat asupan makanan. Mengonsumsi kurma akan membuat kebutuhan asupan serat untuk tubuh bisa terpenuhi.

Satu porsi kurma diketahui menvandung 100 gram serat. Hal ini juga menghindarkan tubuh dari gangguan pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar. Penelitian yang dilakukan para ahli membuktikan orang yang makan tujuh butir kurma per hari selama 21 hari, pencernaannya lebih sehat dibandingkan yang tidak makan kurma.

Masih menurut laporsn NCBI, kurma atau phoenix dactylifera kaya akan kandungan antioksidan yang berguna melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas, penyebab berbagai penyakit. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan reaksi berbahaya dalam tubuh.

Terdapat tiga jenis antioksidan penting  yang terkandung dalam buah kurma, yakni flavonoid yang berguna mengurani peradangan. Flavonoid juga membantu mengurangi risiko penyakit diabetes, alsheimer dan kanker.

Antioksidan kedua yang terkandung dalam kurma adalah karotenoid yang membantu menjaga kesehatan jantung. Selain itu karotenoid dapat mengurangi risiko gangguan mata seperti degenerasi makula dan katarak.

Kurma juga mengandung antipksidan berupa asam fenolik. Antioksidan ini berguna sebagai anti inflamasi yang dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Kurma juga mengandung fruktosa, yakni gula alami yang bermanfaat untuk tubuh. Saat berbuka puasa dianjurkan makan makanan manis. Kurma adalah pilihan tepat.

Selain itu kurma juga kaya akan mineral fosfor. Hal ini menjadikan kurma sangat baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF