Ingin Makan di Restoran All You Can Eat? Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini Agar Tidak Rugi
berita
Makan di restoran All You Can Eat. Foto: Net
19 October 2019 16:25
Watyutink.com – Akhir pekan paling cocok jika diisi dengan makan di luar rumah. Bisa bersama keluarga atau teman-teman. Sekali-sekali menikmati menu makanan di luar rumah tentu tidak masalah. Selain sebagai sarana rekreasi juga bisa menambah variasi, agar tidak bosan dengan menu masakan rumah yang seringkali hanya itu-itu saja.

Salah satu tempat yang bisa menjadi pilihan makan bersama keluarga atau kolega adalah restoran all you can eat. Selain karena harganya yang relatif terjangkau, restoran all you can eat menyajikan menu makan yang sangat banyak dan yang terpenting semua bisa dimakan hanya dengan sekali bayar. Selain itu saat ini restoran all you can eat sudah mulai menjamur. Sehingga pilihan tempatnya pun bisa lebih banyak.

Meski demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat makan di restoran all you can eat. Hal ini guna menghindari hal-hal yang dirasa bisa mengurangi kenikmatan saat menyantap makanan.

Tahukah Anda, apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali karakter restoran tersebut. Terutama bagi Anda yang baru pertama kali datang ke tempat tersebut. Sisihkan waktu sejenak berkeliling dan mengenali makanan yang disediakan di buffet. Perhatikan dimana letak peralatan makan, seperti piring, gelas, mangkok, sendok, garpu dan sebagainya.

Jangan terburu-buru mengambil makanan dalam jumlah banyak. Anda yang baru pertamakali datang ke restoran all you can eat biasanya kalap atau gelap mata, semua makanan diambil dalam jumlah banyak tanpa memperdulikan suka atau tidak. Sebaiknya coba dulu dalam porsi kecil. Hal ini agar Anda bisa menentukan mana makanan yang disukai dan mana yang tidak.

Beberapa buffet menerapkan aturan yang mewajibkan pengunjung menghabiskan makanan yang sudah diambil. Jika terdapat sisa, pengunjung bakal terkena denda. Itulah sebabnya mencoba dalam porsi kecil juga bisa menghindarkan Anda dari denda.

Jika sudah menentukan pilihan, mulailah dengan menu makanan paling mahal. Sebaiknya hindari menu yang sudah sering dimakan di rumah, seperti nasi putih. Maksimalkan makan dengan menyantap menu yang tidak pernah Anda coba. Biasanya pengunjung akan mencoba menu seperti daging, ayam, lobster, atau menu-menu lain yang dirasa enak dan merangsang selera makan.

Meski demikian jangan lupa makan menu yang sehat, seperti sayur dan buah. Hal ini agar nutrisi yang diterima tubuh tetap terjaga. Namun dianjurkan untuk tidak menyantap sayur diawal makan. Pasalnya sayur akan membuat perut cepat kenyang. Sehingga Anda tidak bisa menikmati makanan lainnya. Selain itu mengonsumsi sayur diakhir makan juga menghindarkan perut merasa begah atau enek serta konstipasi.

Hindari minum minuman bersoda yang cenderung mengandung gula berlebih. Meski menyegarkan, minuman bersoda cederung membuat perut merasa enek. Hal ini lantaran kandungan gas dalam minuman bersoda. Selain itu minuman bersoda akan membuat Anda cepat kenyang.

Sebagai gantinya, minumlah air putih atau teh. Kalaupun ingin menikmati minuman bersoda, sebaiknya diminum saat Anda sudah ingin menyelesaikan acara makan-makan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas             Ironi yang Tak Pantas Dibiarkan Berulang             Pemerintah Harus Tunjukan Penggunaan Utang  Secara Produktif