Hati-hati, Kekurangan Vitamin C Bisa Picu Penyakit Jantung, Turunkan Sistem Imun Tubuh, Hingga Kematian
berita
Vitamin C
27 August 2020 06:00
Watyutink.com - Vitamin C memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Tak heran jika setiap orang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C setiap harinya. Secara umum vitamin C berperan dalam perbaikan jaringan tubuh, membantu penyerapan zat besi, menjaga kesehatan kulit, pembuluh darah, dan tulang. Kekurangan vitamin C sudah dapat dipastikan menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan.

Tahukah Anda, gangguan kesehatan apa saja yang ditimbulkan akibat tubuh kekurangan vitamin C?

Secara umum, kekurangan vitamin C dapat menurunkan sistem imun tubuh. Kondisi ini juga dapat menimbulkan masalah kulit, misalnya kulit kering dan kasar. Jika tubuh kekurangan vitamin C, berdampak pada minimnya pembentukan kolagen. Kolagen merupakan protein yang berfungsi membentuk lapisan kulit dan jaringan ikat tubuh. Selain itu, kekurangan kolagen akan membuat luka sulit sembuh.

Kekurangan vitamin C yang berdampak pada minimnya pembentukan kolagen juga membuat pembuluh darah cepat pecah. Akibatnya, darah bocor ke area sekitarnya dan menyebabkan memar. 

Bagi seseorang yang telah memiliki masalah kesehatan gigi dan gusi sebelumnya, kekurangan vitamin C akan membuat gusi mudah berdarah dan gigi copot. Dalam beberapa kasus, kekurangan vitamin C membuat gusi berwarna ungu gelap.

Jika Anda yang sedang menjalankan program diet, harus memastikan asupan vitamin C dalam tubuh terpenuhi setiap harinya. Hal ini dikarenakan kekurangan vitamin C dapat meningkatkan pembentukan lemak terutama di bagian perut. Kekurangan vitamin C akan meningkatkan resiko obesitas.

Apabila kekurangan vitamin C parah (biasa disebut skorbut atau scurvy) akan membuat tubuh menjadi lemas, nafsu makan hilang, mual, diare, dan demam. Kondisi Ini apabila tidak segera ditangani dapat memicu penyakit jantung. Bahkan kemukinan terburuknya dapat menyebabkan kematian. 

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF