Hati-hati Jika Sembelit Tidak Segera Diobati
berita

06 November 2019 15:45
Watyutink.com - Terkadang kita suka menunda buang air besar (BAB) baik karena aktivitas yang terlalu padat, dalam perjalan ataupun alasan lainnya. Hati-hatilah ini dapat menyebabkan Anda malah jadi susah BAB karena menurunnya fungsi usus atau disebut sembelit. Sebenarnya jadwal BAB yang jarang-jarang saja sudah bisa dianggap sembelit. Seseorang baru menyadari bahwa dia sembelit pada saat timbul kondisi yang serius.

Tahukah Anda hal-hal yang akan timbul jika sembelit tidak segera diatasi?

Jika sembelit dibiarkan saja tanpa  penanganan yang benar maka akan menimbulkan gejala seperti berikut:

1. Menyebabkan luka di sekitar anus

Luka di sekitar anus (fisura ani) dapat terjadi bila Anda mengalami sembelit berkepanjangan. Feses yang mengeras akibat sembelit dapat mengiritasi anus. Biasanya gejala awal ditandai dengan keluhan luka yang menimbulkan perdarahan, nyeri, dan gatal di sekitar anus.

2. Timbulnya  wasir

Terlalu lama mengejan saat sembelit dapat memicu wasir atau ambeien. Wasir dapat terjadi ketika feses mengeras dan ada peningkatan tekanan dalam perut saat mengejan. Hal ini menimbulkan hambatan pembuluh darah vena di sekitar rektum. Aliran pembuluh darah vena yang terganggu tersebut menyebabkan timbulnya bendungan vena yang biasa disebut wasir.

3. Prolaps rektum

Dikutip dari jurnal Clinics in Colon and Rectal Surgery, prolaps rektum adalah merupakan kondisi ketika rektum (bagian usus besar) keluar melewati anus. Kondisi ini yang menyebabkan tekanan di dalam perut meningkat, seperti akibat sering mengejan saat sembelit yang berkepanjangan, yang berrisiko menyebabkan terjadinya prolaps rektum.

4. BAB keluar tiba-tiba (Inkontinensia alvi)

Salah satu faktor risiko terjadinya BAB dapat keluar tiba-tiba adalah sembelit. Berdeasarkan sebuah studi tentang pengendalian inkontinensia alvi kondisi ini merupakan ketidakmampuan untuk menahan BAB, sehingga feses secara tidak sadar keluar dengan sendirinya. Jadi, sembelit yang disertai wasir dan prolaps rektum ternyata dapat meningkatkan risiko inkontinensia alvi.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi atau mencegah terjadinya sembelit, seperti:

1. Cari tahu sebab terjadinya sembelit

Bila Anda mengalami sembelit saat sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, segera hentikan obat tersebut.Segera konsultasikan dengan dokter untuk menyesuaikan dosis atau mengganti obatnya.

2. Bowel training

Latihlah untuk menjadwal waktu BAB secara teratur (pada jam yang sama) setiap harinya. Cobalah untuk BAB di pagi hari dan 30 menit setelah makan. Dengan latihan ini maka diharapkan Anda terbiasa dan selalu peka  pada keinginan BAB serta tidak menahan atau menunda BAB.

3. Meningkatkan jumlah asupan cairan serta diet tinggi serat

Asupan cairan yang dibutuhkan yang dianjurkan adalah 2 liter per hari atau setara 8 gelas per hari dan asupan serat adalah 20-35 gram per hari. Serat bisa didapatkan dengan mengkonsumsi buah, sayur, atau gandum utuh.

4. Melakukan perubahan gaya hidup

Selain langkah-langkah di atas, Anda juga disarankan untuk mengubah gaya hidup. Seperti misalnya melakukan aktivitas fisik dan olahraga teratur setidaknya 30 menit setiap hari untuk mendorong pergerakan usus. Hindari mengonsumsi alkohol dan kafein agar tidak memperparah sembelit.

Apabila Anda sudah melakukan langkah-langkah tersebut, tapi masih tidak ada perbaikan gejala sembelit, maka sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter. Dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan untuk mengevaluasi lebih lanjut penyebab terjadinya sembelit.

Anda juga bisa minum obat pencahar dengan kandungan bisacodyl yang dapat membantu meningkatkan pergerakan usus atau dengan kandungan laktulosa yang dapat melunakkan feses. Beberapa obat tersebut tersedia dalam berbagai sediaan, seperti tablet, sirup, atau supositoria. Ikuti semua petunjuk yang ada pada kemasan produk. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter Anda.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

FOLLOW US

Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah