Garam Sebabkan Darah Tinggi, Benarkah?
berita

10 October 2019 12:30
Banyak orang takut makan makanan yang banyak mengandung garam. Mereka beralasan makan berasa asin cenderung menyebabkan darah tinggi atau hipertensi.

Tahukah Anda, anggapan semacam itu tidak sepenuhnya benar. Artinya penyebab darah tinggi bukan hanya garam, melainkan ada beberapa sebab lainnya.

Hipertensi adalah kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan dan gaya hidup. Memang, hasil penelitian membuktikan garam dapur adalah salah satu faktor utama pemicu hipertensi. Namun hal ini lebih disebabkan oleh gaya hidup. Pasalnya risiko yang ditimbulkannya berbeda-beda pada setiap orang.

Garam atau natrium klorida adalah senyawa yang terdiri dari 40 persen natrium dan 60 persen klorida. Keduanya adalah elektrolit yang penting bagi kesehatan.

Asupan garam berlebih akan merusak keseimbangan natrium dan kalium. Akibatnya kerja ginjal menjadi tidak baik dan muncul retensi atau penumpukan cairan diikuti dengan naiknya tekanan darah. Kebanyakan asupan garam juga menekan dinding arteri. Lama kelamaan dinding arteri akan menebal dan sempit, sehingga tekanan darah pun makin naik. Pada akhirnya, arteri akan pecah atau tersumbat.

Cara terbaik membatasi garam adalah dengan mengurangi makanan instan dalam kemasan dan menggantinya dengan mengonsumsi makanan tinggi vitamin, mineral, serat, dan nutrisi penting lainnya. Apalagi bila dibarengi asupan magnesium dan kalium yang seimbang, maka garam tidak perlu ditakuti.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Teguh Santoso, S.E., M.Sc.

Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB Unpad, Peneliti Center for Economics and Development Studies

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

FOLLOW US

Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!             Perekonomian Dunia Masih Dihantui Ketegangan dan Ketidakpastian             Revisi Aturan-aturan yang Tidak Pro Kepada Nelayan!             Kebijakan KKP yang Baru Harus Didukung             Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS