Daun Patikan Kebo, Tanaman Gulma yang Bisa Obati Asma, Sesak Nafas, Diare, dan Harmoniskan Hubungan Suami Istri
berita
Daun Patikan Kebo
06 October 2020 15:58
Watyutink.com – Nama daun patikan kebo mungkin terdengar asing telinga di sebagian besar orang Indonesia. Tanaman patikan kebo selama ini dianggap gulma atau tanaman pengganggu. Itulah sebabnya daun patikan kebo akan langsung dipangkas dan dibuang saat mulai tumbuh di taman atau halaman.

Padahal daun patikan kebo bisa berguna bagi manusia. Pasalnya tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang berguna untuk kesehatan. Itulah sebabnya daun yang juga disebut daun biji kacang ini bisa menjadi obat bagi berbagai jenis penyakit.

Tahukah Anda apa saja manfaat daun patikan kebo?

Daun patikan kebo mempunyai nama ilmiah Euphorbia. Penelitian yang dilakukan para ahli kesehatan, menunjukkan daun ini  memiliki kandungan nustrisi seperti, flavonoid, tannin, saponin, asam askorbat, euphorbin, beta-sitosterol, quercetin, gallic-acid, dan kaempferol. Daun patikan kebo juga memiliki kandungan vitamin C yang berguna bagi kebugaran tubuh.

Kandungan nutrisi yang kaya tersebut membuat daun patikan kebo bisa menjadi obat bagi berbagai penyakit, salah satunya adalah gangguan pernafasan, seperti asma, bronkitis, dan sesak nafas. Daun patikan kebo memiliki kandungan antiastatik yang memberikan efek rileks terhadap saluran pernafasan atau bronkus. Kandungan antiastatik juga menjadikan daun patikan kebo berguna meredakan gejala asma.

Daun patikan kebo juga berguna sebagai obat masalah kulit seperti iritasi. Kandungan antioksidan pada daun patikan kebo mampu mempercepat penyembuhan luka. Selain itu daun ini juga bisa memperlancar aliran darah ke kulit. Sehingga tubuh akan mempercepat menumbuhkan sel-sel baru. Daun patikan kebo juga mampu membuat kulit terlihat lebih muda dan memperlambat proses penuaan.

Daun patikan kebo juga memiliki kandungan anti-inflamasi. Bersama antioksidan, kandungan anti-inflamasi bisa menjadi antibakteri dan mencegah terjadinya infeksi. Bahkan penelitian yang pernah dilakukan para ahli menyebutkan, sifat antibakteri dalam daun patikan kebo sangat kuat dan mampu menghambat perkembangan bakteri E-coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan juga Bacillus subtili.

Kandungan antioksidan juga menjadikan daun patikan kebo berguna meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Kandungan nutrisi  tannin, saponin dan flavonoid mampu melindugi tubuh dari serangan berbagai jenis penyakit, baik ringan maupun berat. Bahkan antioksidan mampu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, penyebab penyakit kronis termasuk kanker.

Daun patikan kebo juga mampu membantu mengatasi masalah pencernaan. Beberapa gangguan pencernaan, seperti diare dan gangguan usus bisa diobati dengan mengonsumsi ramuan daun patikan kebo. Daun ini bermanfaat meningkatkan kinerja sistem pencernaan dan mempercepat pergerakan usus.

Daun patikan kebo juga berguna untuk meningkatkan keharmonisan hubungan suami istri. Pasalnya daun tanaman ini mampu meningkatkan gairah atau libido seksual. Selain itu daun patikan kebo juga mampu meningkatkan kesuburan pria. Itulah sebabnya bagi suami yang ingin mempunyai anak, dianjurkan mengonsumsi daun patikan kebo.

Untuk mendapatkan manfaat daun patikan kebo tidak sulit. Siapkan beberapa lembar daun patikan kebo secukupnya, cuci hingga bersih. Rebus dengan air hingga mendidih lalu angkat, saring dan diamkan. Minum air rebusan tersebut selagi hangat. Bisa juga ditambahkan madu untuk menambah rasa.

Namun perlu diingat, daun patikan kebo juga mempunyai efek samping, yakni menyebabkan mual atau muntah jika mengonsumsi secara berlebihan. Selain itu disarankan saat menyentuh atau memetik daun patikan kebo, gunakan sarung tangan. Begitu pula saat mengolahnya. Pasalnya daun patikan kebo bisa menyebabkan alergi atau iritasi saat tersentuh kulit.

Ibu hamil juga sangat tidak dianjurkan mengonsumsi obat tradisonal yang mengandung daun patikan kebo. Pasalnya bisa menyebabkan kontraksi dan berpotensi menyebabkan keguguran.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF