Cuaca Panas, Waspada Heat Stroke, Ini Tips Pencegahannya
berita
Sumber Foto : Liputan6.com
23 October 2019 15:32
Watyutink.com – Cuaca panas melanda wilayah Indonesia beberapa hari terakhir. Hal ini meningkatkan resiko seseorang terkena heat stroke. Heat stroke atau serangan panas adalah kondisi di mana tubuh tiba-tiba tidak dapat mengontrol suhu tubuhnya karena mengalami peningkatan suhu secara dramatis dalam waktu yang cepat. Menurut laman resmi Harvard Health Publishing Harvard Medical School, meskipun bukan disebabkan serangan bakteri atau virus, heat stroke dikategorikan kondisi darurat yang berpotensi mengancam hidup seseorang. Jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan beberapa komplikasi.

Tahukah Anda tips untuk mencegah terjadinya heat stroke?

Heat stroke biasanya disebabkan oleh paparan panas atau cuaca lembab untuk waktu yang lama. Seseorang terkena heat stroke biasanya ditandai dengan demam tinggi terkadang mencapai 40 derajat celcius, berkeringat deras, sakit kepala hingga kepala terasa berkunang-kunang, kulit memerah dan mengering, tingkat respon melambat, terjadi lonjakan denyut nadi yang mendadak, mengalami kebingungan, mual dan muntah, pernapasan cepat, rasa ingin pingsan, hingga kejang-kejang.

Untuk mencegahnya, sangat disarankan untuk minum air putih lebih banyak. Minum banyak air putih menjaga diri tetap terhidrasi, sehingga kemampuan tubuh mengontrol suhu tubuh tetap terjaga. Jika tidak, anda dapat menyiasatinya dengan mengkonsumsi buah lebih banyak serta mengkonsumsi minuman olah raga yang kayak akan elektrolit.

Baca Juga

Selain itu, dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang ringan dan longgar atau dapat meloloskan udara. Hal ini untuk mencegah panas terperangkap disekitar tubuh.

Jika memungkinkan, hindari aktivitas di luar ruangan pada waktu-waktu terpanas antara pukul 10.00 hingga pukul 16.00. Gantilah jadwal kegiatan menjadi pagi atau setelah magrib. Selain itu aplikasikan tabir surya atau sun-block dengan SPF minimal 30 untuk mencegah efek buruk sinar UVA dan UVB.

Minum kopi maupun alkohol di cuaca panas harus dihindari. Hal ini dikarenakan minuman tersebut membuat cairan tubuh cepat hilang atau dehidrasi.

Jika sudah terlanjur terkena heat stroke, upaya pertama yang dapat dilakukan adalah menurunkan suhu tubuh dari luar, misalnya mencopot baju ketat, menyemprot atau mengguyur air, mengompres tubuh dengan es batu, mengipasi tubuh, serta minum air dingin non-kafein dan non-alkohol. Lakukan proses pendinginan sampai suhu tubuh menurun.

Jika seseorang kehilangan kesadaran akibat heat stroke, harus segera mendapat pertolongan medis. Karena jika dibiarkan dapat mengancam nyawa dengan menyebabkan kerusakan otak dan organ vital lainnya.

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

FOLLOW US

Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah