Cegah Kanker, Diabetes, dan Penyakit Jantung dengan Konsumsi Bawang Bombai
berita
Bawang Bombay/ Net
07 April 2021 16:55
Watyutink.com – Masyarakat tentu tidak asing lagi dengan bawang bombai. Pasalnya bahan pangan ini sudah sering dimanfaatnya untuk berbagai menu masakan. Aroma dan rasa bawang bombai yang kuat tapi manis diyakini akan membuat masakan lebih bercita rasa. Itulah sebabnya di beberapa jenis masakan, seperti aneka tumisan kurang mantap jika tidak ditambahkan bawang bombai.

Ternyata bawang bombai tidak hanya enak dan bisa menambah cita rasa masakan. Bawang berbentuk besar ini juga makanan sehat. Pasalnya bawang bombai memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang baik untuk tubuh. Itulah sebabnya rutin mengonsumsi bawang bombai diyakini membawa efek yang baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.

Tahukah Anda, apa saja manfaat bawang bombai bagi kesehatan?

Belum ada yang bisa memastikan mengapa bahan ini bernama bawang bombai. Ada yang mengatakan nama itu lantaran bawang bombai pertama kali dibawa ke Indonesia oleh pedagang India yang berasal dari Kota Bombai atau Mumbai. Bawang bombai mudah dikenal lantaran berbeda dengan dua ‘saudaranya’, yakni bawang merah dan bawang putih.

Meski bentunya serupa, tapi ukuran bawang bombai jauh lebih besar dibanding bawang merah dan bawang putih. Ukuran bawan bombai hampir menyamai buah apel. Itulah sebabnya selain diolah menjadi campuran masakan, bawang bombai juga bisa dimakan secara langsung. Bawang bombai bisa juga dinikmati dengan cara digoreng.

Para ahli kesehatan mengatakan bawang bombai mengandung beragam mineral dan senyawa yang baik untuk kesehatan. Dalam 100 gram bawang bombai terdapat 87,5 gram air, 43 kal energi, 1,4 gram protein, 2 gram serat, dan 0,2 gram lemak. Sedangkan kandungan mineralnya antara lain 12 miligram natrium, 9,6 miligram kalium, 32 miligram kalsium, 0,5 miligram zat besi, 0,3 miligram zink dan karoten 50 mikrogram. Selain itu juga mengandung 9 miligram vitamin C dan 0,21 mikrogram vitamin B2.

Itulah sebabnya bawang bombai diyakini bisa membawa dampak baik bagi tubuh, seperti menjaga kesehatan jantung. Pasalnya bawang bombai memiliki kandungan kalium yang bisa menurunkan tekanan darah. Sedangkan Quercetin, salah satu jenis flavonoid dalam bawang bombai juga membantu kalium menjaga tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Itulah sebabnya bawang bombai dapat menjaga tekanan darah, hingga menurunkan risiko terjadinya serangan jantung.

Bawang bombai juga bisa menjadi pencegah kanker. Bawang bombai termasuk dalam kelompok sayuran allium yang memiliki manfaat mencegah kanker terutama kanker perut dan kolorektal  atau usus besar lantaran mengandung senyawa organosulfur yang sangat tinggi. Sedangkan kandungan vitamin C dalam bawang bombai menjadi sumber antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas pemicu kanker.

Serat dalam bawang bombai juga baik untuk sistem pencernaan. Bawang bombai mengandung jenis serat larut yang disebut oligofructose. Serat ini yang mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus. Oligofruktosa ini juga dibutuhkan untuk membantu mencegah dan mengobati diare

Bawang bombai juga baik untuk menjaga kadar gula darah. Kromium yang terdapat dalam bawang bombai memiliki peran membantu mengatur kadar gula darah. Sedangkan kandungan sulfur dalam bawang bombai membantu menurunkan gula darah dan memicu peningkatan produksi insulin.

Bawang bombai juga bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Polifenol dalam bawang bombai bertindak sebagai antioksidan, melindungi tubuh dari radikal bebas. Berkurangnya tumpukan radikal bebas dalam tubuh dapat membantu mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi semakin kuat.

Namun sebagian orang merasa enggan memakan bawang bombai secara langsung. Hal itu lantaran bau mulut yang sering muncul akibat makan bawang bombai. Padahal sebenarnya bau mulut bisa dihilangkan dengan cara menggosok gigi dan berkumur menggunakan obat kumur. Bau mulut juga bisa diatasi dengan minum susu, air jeruk lemon atau jeruk nipis, teh hijau dan tentu saja air putih. Itulah sebabnya sangat disarankan minum banyak air putih setelah makan bawang bombai.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI