Bunga Lawang, Rempah Berbentuk Indah yang Bisa Sembuhkan Flu, Batuk, dan Sehatkan Pencernaan
berita

22 November 2019 16:25
Watyutink.com – Salah satu rampah-rampah yang kerap dijadikan bumbu masak adalah bunga lawang. Rempah ini memang tidak sepopuler lada, kayu manis, dan sebagainya. Tapi aroma khas bunga lawang menjadikannya rempah yang tak bisa diabaikan. Masakan seperti,  kari, gulai aceh, dan rendang tak mungkin berasa nikmat tanpa kehadiran bunga lawang.

Selain untuk bumbu masak, ternyata bunga lawang juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Pasanya bunga lawang memiliki beragam zat yang bisa menjadi obat bagi berbagi penyakit.

Tahukah Anda, apa saja manfaat bungan lawang bagi kesehatan?

Bunga lawang atau pekak adalah rempah yang berasal dari China Selatan dan Vietnam. Tanaman yang bernama ilmiah Illicium Verum ini berbentuk seperti bintang dengan delapan ruas. Tiap ruasnya berisi biji kecil berwarna cokelat.

Para ahli kesehatan herbal menyebut bunga lawang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Salah satunya sebagai obat batuk dan flu. Bunga lawang dikenal memiliki kandungan asam shikimat yang cukup tinggi. Selain itu bunga lawang juga mengandung antioksidan quercetin. Kombinasi kedua zat tersebut bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah sebabnya bunga lawang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit, terutama yang diakibatkan virus. Untuk mendapatkan manfaatnya cukup mudah, ambil tiga bunga lawang dan satu sendok teh cengkih. Seduh dengan 250 hingga 300 mililiter air panas. Tambahkan madu secukupnya. Minum saat masih hangat. Mengonsumsi ramuan bunga lawang tiga kali sehari diyakini dapat membantu menyembuhkan flu, batuk dan sakit tenggorokan.

Bunga lawang juga bermanfaat untuk menyehatkan pencernaan. Pasalnya bunga lawang mengandung serat yang cukup tinggi. Satu sendok makan ekstrak bunga lawang mengandung satu gram serat yang dapat memenuhi tiga hingga empat persen kebutuhan serat harian manusia. Itulah sebabnya bunga lawang dapat menghindari tubuh dari gangguan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, dan wasir.

Bunga lawang juga dapat mengatasi gangguan tidur. Pasalnya bunga lawang mempunyai fungsi sebagai zat yang bisa menenangkan saraf. Mengonsumsi ramuan bunga lawang rutin setiap hari akan membuat kualitas tidur semakin baik. Akibatnya kesehatan fisik dan mental pun semakin baik.

Bagi ibu hamil, mengonsumsi bunga lawang sangat baik. Pasalnya bunga lawang dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai gangguan selama masa kehamilan. Sedangkan bagi ibu menyusui, bunga lawang diyakini dapat membantu memperbanyak produksi air susu ibu (ASI). Hal ini lantaran bunga lawang mengandung senyawa antehole yang bermanfaat mengatur fungsi hormon pada wanita. Fungsinya mirip dengan hormon estrogen.

Bunga lawang juga bisa berfungsi sebagai antijamur dan antibakteri. Itulah sebabnya bunga lawang mampu mengendalikan jenis-jenis jamur tertentu seperti, candida albicans yang menyebabkan penyakit kandidiasis, yakni penyakit yang mempengaruhi area kelamin, kulit, mulut dan darah.

Bunga lawang juga bisa menjadi antioksidan yang dapat menangkal efek negatif radikal bebas, pemicu berbagai penyakit, baik ringan maupun berat bahkan kanker. Pasalnya bunga lawang memiliki kandungan minyal esensial linaool dan vitamin C.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir