Bukannya Manfaat, Terlalu Banyak Makan Lima Sayuran Ini Justru Mengundang Bahaya
berita

17 February 2020 15:45
Watyutink.com – Mengonsumsi sayuran memang sangat dianjurkan. Beragam nutrisi, gizi, dan zat-zat yang diperlukan tubuh diketahui terkandung dalam beraneka jenis sayuran. Itulah sebabnya para ahli kesehatan menganjurkan memakan sayur. Bahkan sayuran diwajibkan ada disetiap menu masakan.

Namun, ternyata ada beberapa jenis sayuran yang sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak. Bukannya sehat, beberapa sayuran tersebut justru berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak.

Tahukah Anda, apa saja  sayuran yang tidak boleh dimakan berlebihan?

Sayuran pertama yang sebaiknya tidak dimakan berlebihan adalah bayam. Sayuran ini diketahui memiliki kandungan antioksidan dan zat besi yang sangat tinggi. Itulah sebabnya mengonsumsi bayam sangat baik untuk mencegah anemia atau darah tinggi.

Namun bayam diketahui juga mengandung oksalat yang jika dimakan berlebihan justru memicu terbentuknya batu ginjal. Selain itu bayam juga tinggi kandungan lutein yang bisa memicu degenersi otot, terutama akibat pertambahan usia. Itulah sebabnya, sayur bayam yang sudah dimasak tidak boleh dibiarkan terlalu lama hingga berjam-jam.

Sayuran kedua, yang tidak boleh dimakan terlalu banyak adalah brokoli atau yang kerap disebut brain food. Asupan brokoli sebenarnya sangat diperlukan, khususnya bagi anak-anak. Selain itu brokoli juga bisa mengurangi risiko penyakit kanker dan jantung.

Namun porsi yang diberikan tidak boleh terlalu banyak. Pasalnya brokoli memiliki kandungan tiosianat yang bisa menyebabkan hipotiroidisme atau tiroid rendah.  Akibatnya tubuh jadi sulit menyerap yodium yang bisa menyebabkan gangguan tiroid.

Kedelai adalah sayuran berikutnya yang sebaiknya tidak dimakan berlebihan. Dikhawatirkan tubuh akan mengalami anemia defisiensi yang menyebabkan tubuh kesulitan menyerap zat besi. Kedelai diketahui memiliki kandungan isoflavon yang mirip dengan senyawa estrogen. Asupan kedelai berlebihan akan menyebabkan hiperplasia endemetrium, proliferasi lapisan uterus dan menjad penyebab kanker rahim.

Sebaliknya, konsumsi kedelan dalam jumlah tidak berlebihan akan menyebabkan tekanan darah terkontrol. Selain itu kadar kolesterol juga menjad lebih stabil.

Kimchi juga disarankan tidak dimakan secara berlebihan. Meski mengandung aneka nutrsi, seperti serat, vitamin A dan C dan zat gizi lainnya. Namun sayuran asal Korea ini juga mengandung zat sodium yang cukup tinggi. Mengonsumsi kimchi berlebihan akan menyebabkan risiko serangan darah tinggi atau hipertensi dan serangan jantung.

Kubis dan sawi juga dianjurkan tidak dimakan berlebihan. Seperti brokoli, kedua sayuran tersebut mengandung tiosianat yang mempengaruhi kemampuan tubuh menyerap yodium. Akibanya tubuh bisa mengalami hipotioidisme, yakni kerja kelenjar tiroid menjadi kurang aktif. Gangguan kesehatan yang bisa langsung dirasakan adalah sembelit atau susah buang air besar. Selain itu juga kulit kering, berat badan naik, mudah lelah karena tingkat energi yang rendah dan pembesaran kelenjar tiroid atau gondok.

Itulah sebabnya, meski mengandung beragam manfaat sebaiknya sayuran dimakan dalam jumlah wajar. Tidak berlebihan agar manfaat berbagai sayurn tersebut bisa diperoleh tubuh.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)