Bukan Sekadar Campuran Es Buah, Rumput Laut Dapat Cegah Kanker, Diabetes, dan Cegah Anemia
berita

28 January 2020 16:55
Watyutink.com – Selama ini orang mengenal rumput laut sebagai bahan untuk membuat minuman, seperti es buah, es campur dan sebagainya. Selain itu rumput laut juga sering dijadikan makanan, terutama makanan Jepeng seperti sushi atau onigiri. Makanan atau minuman diyakini akan lebih nikmat jika ditambahkan rumput laut.

Namun banyak yang tidak mengetahui manfaat lain dari rumput laut. Padahal bahan makanan ini memiliki khasiat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan. Beberapa penyakit diyakini dapat ditangkal dan disembuhkan menggunakan rumput laut.

Tahukah Anda, apa saja manfaat rumput laut bagi kesehatan?

Rumput laut mempunyai nama lain seaweed adalah tumbuhan yang termasuk dalam kelompok algae. Rumput laut terdiri dari beberapa jenis dan warna, seperti coklat, merah, dan hijau. Para ahli kesehatan menyebut rumput laut memiliki beragam nutrisi. Semangkuk rumput laut mengandung sekitar 20 kalori. Itulah sebabnya rumput laut bisa dimanfaatkan untuk kesehatan,  salah satunya untuk menurunkan berat badan.

Rumput laut dikenal memiliki kandungan pigmen fucoxianthin yang dapat mengubah lemak menjadi energi. Jurnal Food Chemistry, menuliskan hasil penelitian membuktikan serat alami dalam rumput laut yang bernama alginat dapat membantu penyerapan lemak pada usus sebesar 75 persen. Itulah sebabnya bagi orang yang sedang menjalankan program diet atau menurunkan berat badan, rumput laut bisa menjadi pilihan konsumsi yang baik.

Rumput laut juga dikenal kaya akan kandungan mineral seperti magnesium, copper, zinc, riboflavin, niacin, thiamin, vitamin A, B12, B6, dan C. Selain itu rumput laut juga mengandung flavonoid yang memiliki fungsi sebagai antioksidan yang bermanfaat mencegah kerusakan tubuh akibat radikal bebas.

Rumput laut juga dikenal kaya akan kandungan vitamin K. Itulah sebabnya rumput laut dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Pasalnya vitamin K akan mengirim sinyal ke trombosit untuk mengumpulkan dan membekukan darah. Sehingga saat terluka, darah akan berhenti mengalir dengan lebih cepat.

Sedangkan kandungan kalsium dalam rumput laut sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi dan tulang. Rumput laut terdiri dari 60 miligram kalsium atau sekitar enam persen dari kebutuhan harian. Asupan kalsium akan membawa dampak positif bagi perkembangan otot dan kesehatan sistem saraf.

Rumput laur juga sangat baik bagi penderita diabetes dan gangguan kolesterol. Pasalnya rumput laut mengandung omega-3 asam lemak. Selembar rumput laut mengandung omega-3 asam lemak yang sama dengan dua buah alpukat. Omega-3 asam lemak adalah nutrisi yang bermanfaat meningkatkan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL) dan mengurangi lemak jahat atau low density lipoprotein (LDL).

Kandungan yodium dalam rumput laut juga dapat menghindarkan tubuh  dari pembengkakan kelenjar tiroid. Padahal yodium adalah nutrisi yang jarang ditemukan pada makanan lain. Tiroid adalah nutrisi yang sangat penting untuk mempertahankan tiroid tetap sehat. Gangguan tiroid seringkali mengakibatkan gejala seperti lemas, lemah otot, dan kolesterol tinggi. Bahkan dalam kondisi parah, gangguan tiroid menyebabkan gondok dan jantung berbedar.

Sebuah penelitian menyebutkan rumput laut bermanfaat menghambat perkembangan kanker panyudara. Pasalnya rumput laut dapat mengatur kadar estrogen yang dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.

Rumput laut juga kaya akan kandungan zat besi. Itulah sebabnya mengonsumsi rumput laut dapat mengindarkan tubuh dari anemia atau kekurangan darah. Semangkuk rumput laut menyediakan 1,1  atau 0,8 miligram zat besi. Memasukkan rumput laut ke dalam makanan sehari-hari dapat mencukupi kebutuhan harian zat besi, sebanyak delapan miligram bagi laki-laki dan 18 miligram untuk perempuan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF