Bukan Hanya untuk Pembungkus Makanan, Daun Pisang juga Bisa Sembuhkan Disentri, Cegah Kanker dan Penyakit Jantung
berita
Daun Pisang
10 September 2020 16:50
Watyutink.com – Selama ini daun pisang hanya dianggap sebagai bahan untuk membungkus makanan. Meski saat ini fungsinya mulai tergeser oleh kertas, namun penggunaan daun pisang masih menjadi pilihan utama. Daun pisang diyakini membuat makanan lebih nikmat rasanya. Selain itu penampilan makanan akan menjadi lebih menarik jika dibungkus menggunakan daun pisang.

Ternyata fungsi daun pisang bukan hanya sebagai pembungkus makanan. Pasalnya daun pisang diyakini mengandung nutrisi dan zat yang berguna untuk kesehatan. Selain dengan membungkus makanan, manfaat nutrisi juga bisa diperoleh dengan mengonsumsi daun pisang.

Tahukah Anda apa saja manfaat daun pisang untuk kesehatan dan bagaimana cara mengolahnya?

Pohon pisang adalah tanaman yang banyak mempunyai manfaat. Buahnya, daunnya, dan batangnya mempunyai beragam manfaat. Buah pisang sudah dikenal sebagai obat gangguan pencernaan. Selain itu buah pisang juga berguna menjaga kesehatan jantung.

Selain buahnya, ternyata daun pisang juga kaya akan manfaat. Pasalnya daun pisang mengandung beragam senyawa penting yang berguna menjaga kesehatan. Senyawa tersebut antara lain polifenol, antioksidan, lignin, hemiselulosa, protein, dan allantoin. Selain itu, daun pisang juga memiliki efek astringen yang mampu menyembuhkan penyakit.

Itulah sebabnya daun pisang berguna untuk menjaga kesehatan, salah satunya bisa meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun. Daun pisang diketahui mengandung senyawa allantoin yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu daun pisang mampu mempercepat proses penyembuhan demam dan sakit tenggorokan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup dengan mengeringkan daun pisang dan merebusnya. Selanjurnya air rebusan itu dinikmati layaknya teh. Bisa juga mencampur daun pisang kering dengan daun teh dan mengonsumsinya setiap hari.

Daun pisang juga berguna menjaga kesehatan kulit. Kandungan allantoin dan antioksidan dalam daun pisang diyakini mampu mencegah penuaan dini, keriput, dan munculnya bintik hitam di kulit. Selain itu daun pisang juga mampu mencegah munculnya jerawat dan menyembuhkan iritasi.

Caranya dengan mengolah daun pisang menjadi masker wajah. Ambil daun pisang segar, haluskan dengan cara diblender. Setelah menjadi halus, oleskan pada wajah dan seluruh bagian kulit tubuh. Biaskan selama beberapa menit lalu bilas dengan air hingga bersih.

Daun pisang juga bisa mengurangi selulit, yakni timbunan lemak yang muncul ke permukaan kulit. Selulit akan menyebabkan tampilan kulit kurang indah lantaran bergelombang. Caranya sama seperti saat membuat ramuan untuk masker wajah. Selain itu bisa juga dengan cara membungkus bagian tubuh, seperti perut, paha atas, atau lengan atas dengan daun pisang yang sudah dikukus. Biarkan selama satu hingga dua jam. Setelah itu lanjutkan dengan mengonsumsi secangkir teh yang terbuat dari daun pisang dan jahe.

Daun pisang juga berguna untuk melawan radikal bebas pemicu berbagai penyakit kronis, termasuk kanker. Kandungan polifenol dalam daun pisang bisa berfungsi sebagai antioksidan yang juga mempu mengatasi penyakit alzheimer dan demensia.

Daun pisang juag mempu mengobati penyakit disentri. Hal ini lantaran daun pisang mengandung allantoin dan polifenol. Kedua senyawa ini mempu mengurangi pendarahan dalam usus yang menjadi penyebab penyakit disentri. Daun pisang kering juga mempunyai efek astringen yang mampu mengurangi nyeri lambung akibat aktivitas hiperperistaltik usus.

Untuk mendapatkan manfaatnya, rebus daun pisang kering dengan air secukupnya. Setelah mendidih angkat dan minum saat sudah hangat. Bisa juga dengan ditambahkan madu untuk menambah rasa.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF