Bukan Hanya untuk Mainan, Kulit Jeruk Bali juga Bisa Obati Batuk, Demam, Cegah Osteoporosis, Serangan Jantung dan Kanker
berita
Jeruk Bali
27 August 2020 17:30
Watyutink.com - Siapa yang tidak mengenal jeruk bali. Buah berukuran besar ini sangat dikenal. Selain karena rasanya yang manis dan segar, jeruk bali juga dikenal lantaran kulitnya yang sering jadi mainan anak-anak.

Jauh sebelum game online dan mainan modern lainnya dikenal, kulit jeruk bali selalu menjadi pilihan untuk dijadikan mobil-mobilan atau kapal-kapalan.

Ternyata manfaat kulit jeruk bali bukan hanya untuk mainan. Banyak yang tidak menyadari kuliy jeruk bali mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat kulit jeruk bali untuk kesehatan?

Seperti buah jeruk lainnya, jeruk bali juga kaya akan nutrisi yang penting untuk tubuh. Nutrisi tersebut menjadikan jeruk bali berguna untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Manfaat tersebut ternyata tidak hanya didapat dari daging buahnya. Pasalnya kulit jeruk bali juga kaya akan manfaat bagi kesehatan.

Kulit jeruk bali diketahui memiliki kandungan senyawa, seperti fitoestrogen, fenolik, glikosida, alkaloid, tannin, dan flavonoid. Kandungan senyawa tersebut berkhasiat untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Salah satunya untuk menjaga kesehatan tulang. Senyawa fitoestrogen dalam kulit jeruk bali dapat mencegah penyanit osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Sedangkan kandungan alkaloid dalam kulit jeruk bali berfungsi sebagai mineral yang berguna menyeimbangkan ion tubuh.

Kulit jeruk juga berguna untuk mengobati  batuk berdahak dan demam. Selain itu juga mampu membersihkan tubuh dari lemak yang tidak berguna bagi tubuh. Kulit jeruk bali juga mampu membersihkan dan membuang kolesterol dari tubuh.

Sedangkan kandungan serat dalam kulit jeruk bali berguna untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti susah buang air besar atau sembelit. Serat juga menjadikan pencernaan lancar sehingga proses penyerapan makanan tidak terganggu.

Sedangkan senyawa flavonoid dalam kulit jeruk bali diyakini berguna melindungi tubuh dari serangan penyakit kanker. Flavonoid dikenal memiliki sifat antikanker dan antiinflamasi yang menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Flavonoid juga mampu mengatasi peradangan pada sendi, tenggorokan, dan beberapa bagian tubuh lainnya

Selain itu kulit jeruk bali juga mengandung senyawa glikosida yang berguna untuk mencegah dan mengatasi penyakit diabetes atau kencing manis. Glikosida dalam kulit jeruk bali juga berguna menyehatkan jantung.

Kulit jeruk bali juga berguna bagi para wanita. Pasalnya senyawa fitoestrogen dalam kulit jeruk bali mempu mencegah penyakit selaput lendir rahim atau endometrium. Fitoestrogen juga  baik untuk mengembalikan penurunan daya ingat dan mengurangi depresi.

Untuk bisa mendapatkan manfaat kulit jeruk bali caranya tidak sulit, yakni dengan mengolahnya menjadi ramuan atau minuman sehat. Siapkan bahan-bahannya berupa 100 gram daging buah jeruk bali, 10 gram kulit jeruk bali, 10 gram jahe, 15 gram kencur, dan gula merah secukupnya.

Rebus bahan-bahan tersebut dengan air secukupnya hingga mendidih. Angkat dan biarkan sejenak. Minum ramuan tersebut selagi hangat.

Cara lainnya adalah, ambil 200 gram kulit jeruk bali, 10 lembar daun sirih, 200 gram daun sembung, 100 gram lengkuas yang diiris-iris, dan 100 gram akar tapak liman.

Rebus dengan air secukupnya bahan-bahan tersebut hingga mendidih. Minum ramuan itu selagi hangat.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF