Bukan Hanya Untuk Lalapan, Daun Pohpohan Bisa Sehatkan Jantung, Ginjal, dan Cegah Hipertensi
berita

24 November 2019 17:50
Watyutink.com - Salah satu jenis tanaman yang sering digunakan sebagai lalapan asalah daun pohpohan. Sekilas daun bertekstur kasar ini mirip dengan sirih. Namun daun pohpohan memiliki rasa segar dengan aroma mentol.

Selain segar dan nikmat saat dimakan dengan sambal terasi, daun pohpohan ternyata juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat daun pohpohan bagi kesehatan?

Dalam sebuah tulisan di Jurnal of Food Science and Nutrition yang dipublikasikan pada 2016, disebutkan bahwa daun pohpohan memiliki kandungan mineral potasium yang cukup tinggi. Itulah sebabnya daun yang mempunyai nama ilmiah Pilea melastomoides ini bermanfaat untuk mencegah kekurangan cairan atau dehidrasi.

Kondisi kekurangan cairan diyakini dapat memicu terjadinya gangguan jantung dan ginjal. Itulah sebabnya daun pohpoham diyakini dapat membantu menyehatkan kedua organ penting tersebut.

Daun pohpohan juga bermanfaat menjaga kesehatan tulang. Kandungan mineral kalsium yang dimiliki daun pohpohan dapat melindungi tubuh dari penyakit osteoporosis atau pengeroposan tulang. Selain itu kalsium juga sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi.

Bagi ibu-ibu dan remaja wanita, daun pohpohan bisa membantu mengatasi nyeri saat datang bulan atau haid. Hal itu akibay kandungan kalsium dalam daun pohpohan. Itulah sebabnya, para wanita dianjurkan rutin mengonsumsi lalapan daun pohpohan, terutama saat haid.

Daun pohpohan juga bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah. Itulah sebabnya mengonsumsi daun pohpohan dapat menghindarkan seseorang dari penyakit serangan darah tinggi atau hipertensi.

Daun pohpohan juga kaya akan kandungan vitamin E dan antioksidan. Itulah sebabnya daun pohpohan bermanfaat menjaga kesehatan kulit. Sifatnya yang moisturize dapat mencegah kulit kering dan kusam. 

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir