Brotowali, Jamu Tradisional yang Mampu Sembuhkan Hipertensi, Diabates, dan Alergi
berita
Sumber Foto : hellosehat.com
14 October 2019 16:45
Watyutink.com – Pernahkah Anda mendengar nama Brotowali? Atau pernahkah Anda mengonsumsi jamu yang terbuat dari tanaman ini? Jika pernah, Anda sungguh beruntung. Pasalnya brotowali adalah tanaman obat yang sangat banyak manfaatnya. Para pakar obat-obatan herbal sudah lama mengenal brotowali sebagai obat berbagai jenis penyakit.

Tahukah Anda, apa manfaat brotowali bagi kesehatan?

Brotowali adalah salah satu tanaman obat yang sudah lama digunakan untuk meramu obat atau jamu tradisional. Tanaman yang juga bernama tinospora crispa ini dikenal memiliki rasa yang sangat pahit. Namun rasa pahitnya setara dengan hasil yang didapatkan. Mengonsumsi ramuan tanaman yang berasal dari India ini diyakini dapat menjadikan tubuh lebih bugar.

Brotowali dikenal kaya akan kadungan senyawa fitokimia yang dalam melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit. Senyawa tersebut adalah alkaloid, flavonoid, flavon glikosida, triterpen, diterpen, diterpen glikosida, firoditerpen, lakton, sterol, lignan, dan nukleosida. Beberapa penelitian membuktikan brotowali ampuh mengobati beberapa penyakit, salah satunya adalah hipertensi atau darah tinggi. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2013 membuktikan brotowali dapat menghambat aktivitas aterosklerosis dengan cara menekan kadar kolesterol total, trigliserida, dan lipoprotein densitas rendah.

Akibatnya brotowali dalam melindungi kesehatan jantung. Sedangkan sifat antioksidan yang dimiliki brotowali dalam melindungi kesehatan pembuluh darah.

Brotowali juga dapat mengobati penyakit diabetes atau kencing manis. Penelitian menunjukkan brotowali dapat merangsang produksi insuli dari sel beta yang berada di pankreas. Brotowali juga dapat meningkatkan penyerapan glukosa oleh otot, sehingga dapat membantu mengontrol diabetes.

Brotowali juga dapat digunakan untuk melawan alergi. WebMD, sebuah situs kesehatan yang terbit di Amerika Serikat (AS) melansir penelitian yang menunjukkan brotowali berkhasiat cukup signifikan dalam mengurangi bersin dan hidung gatal akibat alergi. Selain itu, brotowali juga membantu mengurangi gejala hidung tersumbat dan gatal-gatal akibat alergi.

Selain diolah menjadi obat yang diminum, brotowali juga dapat dimanfaatkan sebagai obat luar yang ampuh mengobati berbagai penyakit kulit, seperti kudis. Hal ini akibat sifat antioksidan dalam brotowali yang bisa menyehatkan kulit.

Meski memiliki beragam manfaat, penggunaan brotowali tidak boleh berlebihan. Pasalnya pemakaian dalam dosis tinggi justru menyebabkan keracunan organ hati dan ginjal. Penelitian menunjukkan penggunaan ekstrak brotowali sebanyak empat gram per kilogram berat badan sudah mampu memicu keracunan hati dan ginjal.

Itulah sebabnya disarankan mengonsumso jamu brotowali tidak dalam dosis tinggi atau terlalu sering. Jika ditemukan gejala keracunan hati atau ginjal sebaiknya hentikan mengonsumsi minum jamu brotowali dan segera hubungi dokter.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

FOLLOW US

Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah