Bosan Ternyata Ada Manfaatnya, Jangan Mengeluh!
berita

02 April 2020 08:00
Watyutink.com - Merebaknya wabah virus Corona, Covid-19 yang telah menelan ribuan korban jiwa menyebabkan kita diminta untuk melakukan social distancing/ physical distance atau jaga jarak dan jangan berkerumun atau berkumpul. Masyarakat diminta diam di rumah saja atau beraktivitas di dalam rumah (Work From Home). Tinggal dan beraktivitas di rumah saja dalam waktu yang lama serta belum jelas sampai kapan tentu merasa bosan. Banyak di antara kita berusaha menghilangkan rasa bosan dengan melakukan bermacam aktivitas atau kegiatan.

Tahukah Anda, ternyata bosan mengandung sisi positif dan ada manfaatnya?

Dr Doreen Dodgen-Magee, seorang psikolog dari Portland Oregon, AS mengatakan kemampuan melewati kebosanan dapat mengurangi rasa cemas dan menciptakan kemampuan untuk menghargai diri sendiri.

Rasa bosan seringkali mengambil waktu yang Anda miliki. Sehinga Anda memiliki waktu luang lebih banyak. Hal itu bisa dimanfaatkan dengan kegiatan kreatif, membaca buku baru dan sebagainya. Psikolog Kayla O’Neill mengatakan bosan berarti membiarkan imajinasi berjalan lebih liar. Artinya bosan membantu meningkatkan imajinasi. 

Kebosanan juga mengajarkan kita untuk merasa nyaman dan percaya diri dalam mengatasi berbagai emosi. Bosan adalah kesempatan berharga untuk memproses emosi. 

Berikut ini manfaat bosan seperti yang dikutip dari Elite Daily.

1. Membantu Memproses Emosi yang kompleks

Ketika bosan mau tidak mau Anda harus melakukan sesuatu, apa pun itu. Bosan berarti juga perkara mengambil kendali. Anda dituntut untuk menemukan solusi dan ide untuk menentukan apa yang harus Anda lakukan.

Psikolog Katie Leikam mengatakan bahwa bosan menjadi kesempatan paling sempurna bagi Anda untuk memproses emosi. Kebosanan, kata Leikam, mengajarkan Anda untuk merasa nyaman dan percaya diri dalam mengatasi berbagai emosi.

"Itu adalah keterampilan yang patut dipelajari," jelas Katie lagi. 

2. Meningkatkan Daya Imajinasi

Menjadi bosan berarti membiarkan imajinasi bergerak lebih liar.

"Orang tua sering berpikir bahwa mereka harus menjadi penghibur saat si buah hati dilanda bosan. Namun, orang tua harus melakukan sebaliknya," katapsikolog Kayla P'Neill.

Masih ingatkah Anda sewaktu kecil kecil di mana kita sering dengan teman khayalan? Nah menurut O'Neill, adalah penting untuk mempertahankan kebiasaan-kebiasaan tersebut saat usia dewasa agar memicu kreativitas.

3. Memberi Waktu Lebih Banyak

Perasaam bosan pasti mengambil beberapa waktu yang Anda miliki. Artinya, Anda sebenarnya memiliki waktu yang banyak.

"Ini dapat mengarah pada peningkatan kualitas hidup yang hebat," ujar psikolog David Barbour.

Barbour menyarankan Anda untuk memikirkan kebosanan sebagai waktu luang yang dapat Anda habiskan dengan banyak cara. Entah itu terlibat dalam proyek kreatif, membaca buku baru, atau apa pun.

4. Memberi Banyak Pelajaran Arti Hidup

Ketika perasaan bosan menghinggapii tentu tak hanya membuat Anda tak henti-hentinya melamun. Menurut Doreen Dodgen-Magee, sorang psikolog, kebosanan membutuhkan toleransi dalam banyak hal.

Ketika Anda dapat melewatinya dengan baik, maka itu menjadi satu kemampuan anyar yang Anda miliki untuk mengurangi rasa cemas. Selain itu, melewati rasa bosan juga menjadi kekuatan seseorang untuk mengembangkan kemampuannya dalam menghargai diri sendiri.

Jadi buat apa rewel dan mengeluh ketika bosan menghampiri?

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF