Biji Alpukat Ternyata Bisa Sembuhkan Hipertensi, Atasi Sembelit, Maag, dan Turunkan Kolesterol
berita
Biji Alpukat
18 July 2020 06:00
Watyutink.com - Salah satu buah yang sangat digemari adalah alpukat. Meski bisa dimakan langsung, buah alpukat lebih sering digunakan untuk campuran es buah, es teler, atau dijadikan jus. Dagingnya yang berwarna kuning kehijauan, bertekstur lembut dan sedikit manis sangat menggoda untuk dikonsumsi.

Ternyata, bukan banya dagingnya yang bisa dikomsumsi. Biji alpukat pun bisa dimanfaatkan. Bahkan biji alpukat dikenal memiliki kandungan zat yang bermanfaat bagi kesehatan. Itulah sebabnya biji alpukat sering digunakan untuk obat berbagai penyakit.

Tahukah Anda, apa saja manfaat biji alpukat untuk kesehatan?

Biji alpukat ternyata bisa menjadi obat bagi penderita penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Pasalnya biji alpukat mengandung kalium yang dapat mengontrol tekanan darah dan menjaga kelenturan pembuluh darah arteri. Mengonsumsi ekstrak biji alpukat diyakini bisa membantu mencegah penyakit tekanan darah tinggi.

Biji alpukat juga bisa menyehatkan pencernaan dan mengatasi penyakit maag. Mengonsumsi biji alpukat bisa menghindarkan penderita maag dari rasa sakit di ulu hati, mual, muntah, dan lemas.

Selain itu biji alpukat juga bisa mengobati sembelit atau susah buang air besar. Pasalnya biji alpukat mengandung serat alami yang cukup tinggi. Biji alpukat dapat menyehatkan lambung dan usus. Itulah sebabnya penyakit pencernaan bisa dihindari dengan mengonsumsi biji alpukat.

Biji alpukat juga memiliki kandungan antioksidan dan flavonoid. Keduanya dapat melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas yang menjadi pemicu penyakit kanker. Selain itu eksatrak biji alpukat juga berkhasiat mencegah kerusakan sel yang menjadi penyebab kanker.

Biji alpukat juga bermanfaat menurunkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL). Sebaliknya, biji alpukat meningkatkan kadar kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL). Hal itu lantaran biji alpukat memiliki kandungan nourishing oil dan antioksidan yang mampu menurunkan kadar kolesterol.

LDL diketahui membawa akibat buruk bagi kesehatan. Sedangkan HDL justru baik bagi kesehatan, terutama kesehatan jantung.

Untuk bisa memanfaatkan biji alpukat, kita harus mengubahnya menjadi bubuk atau serbuk. Pasalnya biji alpukat sangat keras dan tidak bisa dimakan langsung. Caranya, keringkan biji alpukat dalam oven dengan suhu 121 derajat selsius selama dua jam.

Cacah biji alpukat kering hingga berukuran kecil, lalu haluskan dengan blender. Jika sudah halus, bubuk biji alpukat bisa dinikmati dengan cara diseduh dengan air mendidih. Biarkan mengendah selama 10 menit. Untuk itu sambil minum seduhan bubuk biji alpukat, kita bisa makan buah-buahan seperti pisang atau stroberi untuk menyeimbangkan rasa.

Disarankan tidak terlalu sering mengonsumsi serbuk biji alpukat untuk menghindari efek sampingnya.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila