Berkemah, Seru dan Bermanfaat Untuk Perkembangan Anak
berita

29 June 2019 08:30
Watyutink.com - Liburan merupakan waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Biasanya orang tua akan mengajak anaknya pergi berlibur ke suatu tempat, seperti kebun binatang, pantai, taman kota, atau yang lainnya. Akan tetapi jika menginginkan hal yang berbeda, tidak ada salahnya memilih berkemah sekeluarga untuk mengisi waktu liburan.

Tahukah Anda, manfaat berkemah untuk perkembangan anak?

Berkemah merupakan salah satu kegiatan di alam bebas yang memberikan banyak hal positif. Tidak hanya bagi orang dewasa, tapi juga bagi tumbuh kembang anak. Para orang tua disarankan untuk membiasakan anak berberinteraksi dengan alam bebas untuk menciptakan karakternya sejak dini. 

Secara fisik, berkemah dapat melatih ketahanan fisik anak. Menurut penelitian, anak-anak yang dibiasakan bertemu dengan udara luar akan membuat fisik anak bekerja dengan maksimal. Sehingga ketahanan fisik anak akan semakin baik. Udara dingin atau panas tidak akan membuat anak sakit atau terkena flu. Akan tetapi perlu diketahui, jangan mengajak anak berkemah ketika anak sedang sakit, ajaklah mereka berkemah ketika sedang sehat atau segar bugar.

Secara mental, berkemah bisa membuat anak semakin mandiri, percaya diri, dan lebih aktif. Berkemah merupakan kegiatan yang berisiskan pengenalan hal-hal baru kepada anak, sehingga mampu menumbuhkan rasa ingin tahunya. Secara tidak langsung anak akan belajar menjadi lebih percaya diri, mandiri dan aktif mengeksplore dan bertanya tentang lingkungan tersebut. 

Selain itu, berkemah juga dapat mengurangi tekanan pada anak dari dunia sekolah. Terkadang anak mengeluh tentang PR yang sulit, materi pelajaran yang susah dimengerti, bahkan bully-an teman-teman sekolahnya. Hal ini membuat anak merasa tertekan. Dengan berkemah anak-anak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan serta melihat pemandangan alam sehingga pikiran mereka lebih tenang dan fresh kembali. 

Disisi lain, berkemah bisa membuat anak terbiasa jauh dari gadjet dan teknologi. Anak-anak yang biasa termanjakan dengan teknologi membuat mereka malas dan kurang bersosialisasi. Dengan berkemah, anak-anak akan belajar bersosialisai dengan orang baru, dan bahkan bisa mendapatkan teman baru dan pengalaman baru. 

Pada intinya, berkemah merupakan salah satu cara untuk memberikan pendidikan berbasis alam kepada anak. Melalui berkemah, anak dapat mengetahui berbagai jenis hewan, tumbuhan, kejadian alam bahkan mengetahui pentingnya menjaga kelestarian alam. Sehingga  secara tidak langsung akan menumbuhkan rasa cinta lingkungan pada diri anak dan rasa ingin menjagannya. 

Berlibur sambil belajar, tidak ada salahnya memasukan berkemah dalam jadwal liburan keluarga Anda.

(zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?