Berbagai Manfaat Jambu Dersono, Sehatkan Mata, Pencernaan, dan Lancarkan Persalinan
berita

16 October 2019 16:30
Watyutink.com – Banyak jenis buah jambu yang kenal. Beberapa yang paling banyak dikenal adalah jambu biji, jambu air, dan jambu monyet. Ada pula jenis jambu yang cukup dikenal orang, yakni jambu dersono. Namun jambu dersono agak susah ditemui di pasaran. Kalau pun ada, harganya cukup mahal. Pasalnya jambu ini berbuah hanya sekali dalam setahun.

Seperti buah jambu lainnya, jambu dersono memiliki rasa manis sedikit asam. Namun jambu ini juga dikenal kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Itulah sebabnya jambu dersono diyakini dapat membantu menyembuhkan beberapa penyakit dan membantu menjaga kesehatan tubuh.

Tahukah Anda, apa saja manfaat jambu dersono bagi kesehatan?

Jambu dersono mempunyai nama lain syzygium malaccense adalah buah yang banyak ditemui di beberapa daerah di Nusantara, seperti Jawa, Sumatera dan Semenanjung Malaya. Sebagian orang menyebutnya sebagai buah jambu bol. Buah ini juga banyak ditemui di negara-negara karibia, seperti Tobago, Trinidad, dan Jamaika. Itulah sebabnya jambu dersono juga kerap disebut jambu jamaika atau jambu jambak.

Jambu dersono memiliki daging bewarna putih dengan rasa manis sedikit asam. Sedangkan kulit luarnya berwarna merah. Teksturnya lebih lembut jika dibandingkan jambu air tapi terasa lebih padat. Buah ini dikenal memiliki kandungan berbagai jenis vitamin dan mineral, seperti  protein, karbohidrat, fosfor, lemak, zat besi, kalsium, vitamin A, B1, dan C. Itulah sebabnya jambu dersono dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Kandungan vitamin A dalam jambu dersono dapat meningkatkan fungsi sel darah putih sebagai anti bodi yang melindungi tubuh dari serangan berbagai virus dan bakteri.

Sedankan kandungan antioksidan dalam jambu dersono berguna untuk menangkal efek negatif radikal bebas. Seperti diketahui radikal bebas dapat merusak sel-sel dalam tubuh dan memicu berbagai penyakit, baik ringan maupun berat.

Jambu dersono juga dapat mengobati penyakit diabetes. Pasalnya buah ini dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Itulah sebabnya jambu dersono baik dikonsumsi penderita diabetes atau kencing manis. Selain buanya, bagian tumbuhan lainnya seperti akar, batang, dan daun bisa diolah menjadi obat diabetes.

Jambu dersono juga dapat membantu mengatasi demam dan sakit kepala. Selain dengan memakannya secara langusung demam dan sakit kepala bisa disembuhkan dengan meminum air seduhan buah, daun, dan biji jambu dersono.

Kandungan vitamin A dalam jambu dersono diyakini dapat meningkatkan kesehatan mata. Sedangkan kandungan vitamin C dalam jambu dersono berguna untuk menjaga kesehatan mulut dan menghindarkan penyakit sariawan dan radan mulut. Selain itu gangguan gigi atau gusi bengkak dan berdarah bisa sembuh dengan mengonsumsi jambu dersono.  

Jambu dersono juga bermanfaat bagi kesehatan salurah pencernaan. Buah ini dikenal mengatasi sembelit atau susah buang air besar. Pasalnya jambu dersono kaya akan kandungan serat yang dapat memperlancar proses pencernaan, termasuk buang air besar. Selain itu jambu dersono juga bisa menyembuhkan penyakit disentri.

Bagi ibu hamil mengonsumsi jambu dersono dapat membantu memperlancar proses persalinan. Selain itu jambu dersono juga bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas             Ironi yang Tak Pantas Dibiarkan Berulang             Pemerintah Harus Tunjukan Penggunaan Utang  Secara Produktif