Beragam Manfaat Temulawak, Obat Herbal Unggulan Indonesia
berita

20 August 2019 17:05
Watyutink.com – Adakah dari Anda yang belum tahu tanaman temulawak? Bukan pertemuan para pelawak, temulawak adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Temulawak sudah lama digunakan untuk meracik obat-obatan herbal yang khasiatnya tak kalah dengan obat-obatan kimia.

Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dr Roy Sparinga pernah menyatakan temulawak sudah dimanfaatkan untuk sekitar 900 jenis obat tradisional. Bahkan temulawak menjadi salah satu tanaman obat unggulan dari Indonesia.

Tahukah Anda, apa saja manfaat temulawak bagi kesehatan?

Salah satu manfaat temulawak adalah untuk penambah nafsu makan. Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Dr. Soetomo, Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD, menjelaskan temulawak memiliki kandungan minyak atsiri yang bermanfaat meningkatkan nafsu makan. Itulah sebabnya temulawak banyak diolah untuk jamu atau ramuan penambah nafsu makan, terutama bagi anak-anak. Jika rutin mengonsumsi temulawak, anak-anak diyakini bakal makan dengan lahap dan tidak lagi pilih-pilih.

Dr Arijanto menambahkan temulawak juga bermanfaat menurunkan kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL). Hal ini lantaran temulawak diketahui mengandung zat kurkuma yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu kurkuma juga bermanfaat menambah nafsu makan.

Untuk bisa mendapatkan manfaatnya bisa dengan cara merebus temulawak dengan air hingga mendidih. Lalu minum air rebusan tersebut secara rutin. Dr Arijanto menyarankan, saat merebus temulawak menggunakan panci dari bahan tanah liat dan tidak ditutup.

Temulawak juga bermanfaat untuk melindungi organ hati. Dr Arijanto menjelaskan temulawak memiliki manfaat sebagai hepatoprotektor yang dapat melindungi hati dari efek samping obat. Temulawak dapat melindungi hati dari efek samping simvastor yang telah dikonsumsi dalam waktu yang panjang. Itulah sebabnya temulawak bisa digunakan sebagai bahan untuk terapi yang bermanfaat.

Pakar kesehatan dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Profesor Nyoman Kertia, MD, PhD menyatakan temulawak bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit maag. Hal ini tak lepas dari kandungan kurkuma dan minyak atsiri dalam temulawak. Kelebihan dari temulawak menurut Prof Kertia adalah temulawak tidak memiliki efek samping sehingga relatif lebih aman dibandingkan obat kimia.

Riset yang pernah dilakukan pada 1995 membuktikan obat kimia kerap menimbulkan efek samping, seperti pusing, mual, dan diare. Efek samping inilah yang tidak ditemukan pada temulawak. Meski diakui dalam beberapa kasus obat kimia lebih ampuh dibandung obat herbal.

Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM mengaku sudah lama rutin mengonsumsi temulawak. Akibat kebiasaannya itu Menteri Kesehatan RI ini menyebut tubuhnya lebih bugar meski melakukan aktivitas dan jadwal kesibukan yang padat. Dr Nila menyebut rutin mengonsumsi temulawak baik yang berupa kapsul maupun jamu. Ia pun mengajak semua pihak, terutama anak buahnya di Kementerian Kesehatan juga rutin mengonsumsi temulawak untuk menjaga kebugaran.

Mengonsumsi temulawak juga memberikan efek hangat bagi tubuh. Itulah sebabnya mengonsumsi temulawak dapat membantu mengatasi gangguan kesehatan seperti masuk angin, perut kembung, sakit kepala, menggigil dan mual. (cp)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

M. Rizal Taufikurahman, Dr.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-2)             Perlu Revisi Undang-Undang dan Peningkatan SDM Perikanan di Daerah             Antisipasi Lewat Bauran Kebijakan Fiskal – Moneter             Perkuat Industri Karet, Furnitur, Elektronik Hadapi Resesi             Skala Krisis Mendatang Lebih Besar dari 1998