Benarkah Terong Membuat Pria Loyo dan Kurang Greng, Simak Penjelasannya Berikut Ini
berita
Sumber Foto: iStock
26 October 2020 16:33
Watyutink.com – Siapa yang tak kenal sayur terong. Sayuran yang kadang juga disebut buah ini sudah sering diolah menjadi aneka jenis menu masakan. Terong juga kerap dijadikan lalapan bersama sambal dan menu lainnya. Selain enak, terong juga sehat lantaran memiliki kandungan nutrisi yang sangat beragam.

Namun sebagian orang, terutama kaum pria cenderung menghindari mengonsumsi terong. Mereka percaya terong bakal membuat pria kehilangan keperkasaanya. Mengonsumsi terong menurut mereka akan membuat pria loyo dan kurang greng.

Tahukah Anda, sebenarnya benarkah anggapan terong membuat pria loyo?

Terong sejatinya adalah makanan yang sehat. Dalam 80 gram terong mentah terdapat 20 kalori, 1 gram protein, 5 gram karbohidrat, 3 gram serat,  asam folat, kalium, vitamin C, Vitamin K, zat besi dan magnesium. Selain itu terong juga memiliki manfaat sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari efek negatif radikal bebas, penyebab berbagai penyakit  kronis termasuk kanker.

Terong juga bermanfaat mencegah penyakit diabetes atau kencing manis. Pasalnya kandungan nutrisi dalam terong dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Terong juga kaya akan kandungan serat sehingga mampu menjaga kesehatan organ pencernaan. Penelitian yang pernah dilakukan sejumlah ahli juga membuktikan mengonsumsi terong mampu mencegah penyakit jantung.   

Kandungan enzim nasunin dalam terong mampu mengatasi kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL). Enzim nasunin juga mempu mencegah penyempitan pembuluh darah yang kerap menjadi pemicu serangan jantung.  

Terong juga kaya akan kandungan asam krologenat dan fitokimia. Kedua senyawa tersebut bersifat anti obesitas. Itulah sebabnya terrong sangat tepat digunakan sebagai makanan untuk menu diet bagi orang yang bermasalah dengan berat badan.

Sedangkan bagi pria, terong adalah makanan yang sangat baik dikonsumsi. Asam krologenat dalam terong mampu merangsang otak menghasilkan serotonin yang berguna memperbaiki mood atau suasana hati. Serotonin juga berguna untuk meningkatkan gairah, termasuk untuk melakukan hubungan suami istri.

Sayuran dengan nama latin Solanum melongena ini juga mampu meningkatkan hormon testerogen yang berguna meningkatkan kesuburan pria. Saat kekurangan hormon testerogen, aliran darah menuju organ kejantanan pria akan terganggu. Jika terjadi dalam waktu lama, bisa berakibat pria mengalami impotensi.

Kandungan mineral dan antioksidan dalam terong diyakini mampu meningkatkan hormon testerogen. Rutin mengonsumsi terong diyakini bisa mencegah pria mengalami masalah kejantanan. Itulah sebabnya anggapan mengonsumsi terong bisa membuat pria loyo sejatinya hanyalah mitos belaka. Sebaliknya terong justru membuat pria lebih greng di tempat tidur.

Selain berguna meningkatkan kejantanan, terong juga mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan lain, seperti nyeri pinggang. Kemampuan terong memperlancar aliran darah akan menyebabkan gangguan pinggang berkurang.  

Meski terong bermanfaat bagi kesehatan, tetap tidak disarankan mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Pasalnya apa pun makanan yang dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan hal yang tidak baik. Makanlah terong dalam jumlah wajar dan sebaiknya diimbangi dengan makanan sehat lainnya.  

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF