Benarkah Sopir dan Satpam Dilarang Makan Buah Pala, Berikut Ini Penjelasannya
berita
Buah Pala
30 October 2020 16:32
Watyutink.com - Buah pala adalah salah satu rempah-rempah asli dari bumi Nusantara. Buah yang banyak tumbuh di Kepulauan Maluku ini bahkan sudah sejak lama menjadi incaran negara lain. Konon hal itu pula yang mengundang penjajah Belanda datang dan menguasasi Indonesia.

Pala selama ini lebih sering dimanfaatkan untuk bumbu masakan. Salain itu buah pala juga diolah menjadi bahan kosmetik dan obat-obatan. Pala juga kerap dijadikan makanan dan minuman, salah satu yang paling dikenal adalah manisan pala.

Ternyata tidak semua orang boleh mengonsumsi buah pala. Beberapa orang dengan pekerjaan atau profesi tertentu, seperti sopir, operator mesin pabrik, penjaga keamanan atau satpam tidak anjurkan makan buah pala atau produk olahannya.

Tahukah Anda, mengapa sopir tidak boleh makan buah pala?

Alasan terbesar mengapa sopir tidak boleh makan buah pala adalah efek kantuk yang dihasilkannya. Pala sejatinya adalah buah yang sangat baik untuk tubuh. Kandungan nutrisi yang beragam sangat baik bagi kesehatan.

Dalam 100 gram buah pala terdapat 525 kalori. Selain itu terdapat 36 gram lemak, enam gram protein, 49 gram karbohidrat, 21 gram serat, 16 miligram sodium, tiga miligram zat besi, 350 miligram kalium, 184 miligram kalsium, 16 miligram natrium, 183 miligram magnesium dan 28 gram gula. Selain itu buah pala juga mengandung 0,1 miligram vitamin A, 0,2 miligram vitamin B6 dan tiga miligram vitamin C.

Kandungan magnesium yang cukup tinggi dalam buah pala dipercaya dapat memberikan efek tenang dan mengurangi ketegangan saraf. Selain itu buah pala dapat merangsang pelepasan serotonin, hormon yang menimbulkan rasa rileks. Hal inilah yang disinyalir menyebabkan rasa kantuk dan keinginan untuk tidur setelah mengonsimsi buah pala.

Hormon serotonin akan berubah menjadi melatonin di otak yang dapat menimbulkan kantuk dan mempermudah tidur. Itulah sebabnya buah pala dapat digunakan untuk terapi bagi penderita insomnia atau kesulitan tidur di malam hari.

Buah pala juga bermanfaat bagi kesehatan otak. Pasalnya buah ini mengandung myristicin dan macelignan, senyawa yang dapat mengurangi kerusakan sistem saraf dan fugsi kognitif. Selain itu buah pala dapat meningkatkan konsentrasi dan mengatasi stres. Bahkan buah pala dipercaya dapat membentu proses penyembuhan pasien demiensia dan alzheimer.

Manfaat lain dari buah pala adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan serat yang banyak dalam buah pala mampu mencegah tubuh mengalami sembelit atau susah buang air besar (BAB). Buah pala juga mencegah, diare, dan perut kembung. Selain itu buah pala mampu mendorong gerakan peristaltik pada otot usus sehingga merangsang sekresi cairan lambung yang mempermudah proses pencernaan.

Sementara kandungan kalium dalam buah pala bermanfaat menurunkan tekanan darah. Kandungan zat besi dalam buah pala dapat meningkatkan jumlah sel darah merah dan menghindarkan terjadinya gejala kurang darah atau anemia.

Kandungan kalsium dalam buah pala sangat baik untuk kesehatan tulang. Selain mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang, buah pala juga berguna memperkuat gigi dan gusi. Itulah sebabnya buah pala banyak digunakan pada beberapa produk pasta gigi herbal. 

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF