Benarkah Nasi Hangat Tidak Baik untuk Kesehatan, Simak Penjelasannya
berita

15 August 2021 16:00
Watyutink.com - Selama ini banyak orang lebih suka menyantap nasi hangat. Terlebih saat cuaca dingin atau hujan. Jika dipadukan dengan lauk yang cocok, seperti ikan goreng, lalapan dan sambal terasi, nasi ngebul dipastikan bakal menggoda selera. Siapapun akan tertarik mencicipinya. 

Hal ini pula yang membuat orang lebih memilih nasi hangat dibanding nasi dingin. Namun ada pula yang menyebut nasi hangat tidak baik untuk kesehatan. Sebaiknya orang dianjurkan mengonsumsi nasinl dingin lantaran lebih 'bersahabat' dengan tubuh. 

Tahukah Anda, sebenarnya mana yang lebih baik untuk kesehatan, nasi hangat atau dingin?

Sejatinya kandungan gizi dalam nasi dingin dan nasi panas tidak ada bedanya. Namun kondisi berbeda jika melihat kandungan zat gula dalam kedua jenis nasi tersebut.

Dr Marya Warascesaria Haryono Sp. GK, ahli gizi dari Siloam Hospital, Kebun Jeruk, Jakarta mengatakan sebenarnya kandungan kalori pada nasi dingin tak ada bedanya dengan nasi panas. Keduanya mengandung 175 kilo kalori per 100 gram.

Namun diakui bahwa kandungan gula pada nasi dingin lebih rendah dibanding nasi panas. Hal ini membuat nasi dingin dicerna lebih lama dari pada nasi panas. Akibat proses mencerna yang lama, nasi dingin tidak bisa menaikan kadar gula darah dengan cepat.

Dr Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK ahli gizi dari RS Pondok Indah, Jakarta mengatakan beberapa penelitian membuktikan nasi yang dibiarkan pada suhu ruangan cenderung memiliki indeks glikemik yang rendah dibanding pada nasi panas.

Indeks glikemik adalah angka yang menunjukkan potensi peningkatan kadar gula darah dalam karbohidrat. Fakta inilah yang kemudian memunculkan anggapan nasi dingin lebih baik dibandingkan nasi panas, terutama bagi penderita diabetes.

Namun menurut Juwalita pola hidup sehat bukan hanya ditentukan dari makan nasi saja. Tetapi juga asupan gizi seimbang dari nutrisi yang lain, seperti karbohidrat dan protein.

Selain itu disarankan mengkonsumsi makanan kaya serat seperti sayuran dan buah-buahan agar kadar gula darah tidak naik dalam waktu singkat.

Olah raga teratur juga harus dilakukan untuk menunjang pola hidup sehat. Namun olah raga jangan dilakukan saat perut kosong. Pasalnya olah raga saat perut kosong bisa meningkatkan glukosa dalam tubuh dengan cepat.

Jika hal ini dibiarkan, kadar gula darah akan drop dengan cepat dan membuat Anda pingsan. Sebaiknya isi perut Anda dengam makanan ringan setidaknya 15 menit sebelum melakukan olahraga

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF