Benarkah Langsung Guyur Kepala Saat Mandi Bisa Sebabkan Stroke, Simak Penjelasannya
berita
Sumberfoto: klikdokter.com
28 April 2021 16:45
Watyutink.com – Beberapa saat lalu sempat beredar informasi yang mengatakan salah satu penyebab terjadinya serangan stroke adalah cara mandi yang salah, yakni langsung menggutur atau menyiram kepala dengan air dingin. Menurut informasi yang beredar di media sosial (mendos) itu cara mandi seperti itu pula yang menyebabkan banyak kejadian serangan stroke menyebabkan seseorang terjatuh di kamar mandi.

Meski belum dipastikan kebenarannya, namun informasi tersebut telah mempengaruhi banyak orang. Mereka lantas mengubah kebiasaan mandinya, sesuai dengan yang disampaikan dalam informasi tersebut. Banyak orang memula mandi dengan menyiram bagian bawah tubuh terlebih dahulu.

Tahukah Anda, sebenarnya informasi tersebut benar atau tidak dan bagaimana pendapat para ahli?

Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan saat mandi sebaiknya tidak membasahkan atau mengguyur kepala terlebih dahulu. Apabila kepala basah dan dingin, darah akan mengalir semuanya bagian kepala. Hal ini lantaran darah akan berusaha memanaskan atau menghangatkan kepala. Jika pada saat yang sama terdapat saluran darah yang sempit, tindakan menyiram kepala dengan air akan menyebabkan saluran darah pecah.

Itulah sebabnya disarankan untuk mandi dengan urutan, siram air di bagian kaki terlebih dahulu selanjutnya bagian betis, paha, perut, dan bahu. Setelah itu diam terbih dahulu selama 5 hingga 10 detik. Setelah dirasakan uap atau angin keluar dari ubun-ubun, barulah mandi seperti biasa, termasuk menyiram kepala dengan air dingin.

Dokter spesialis Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS (K), mengatakan jika tubuh seseorang sedang kepanasan lalu langsung pada kepala disiram air dingin akan menyebabkan saraf kaget. Hal inilah yang menurut Prof Teguh bisa menyebabkan seseorang mengalami stroke. Terlebih bila dilakukan terhadap orang yang sedang dalam kondisi tidak sehat.

Dokter spesialis saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta ini menerangkan semua titik dan suhu dalam tubuh manusia berpengaruh pada aktivits otak. Baik yang berada di dalam maupun luar tubuh. Otak berfungsi memonitor tubuh agar semua oragan berfungsi secara normal. Jika ada sesuatu yang dirasa ganjil akan memberikan pengaruh ke otak.

Dikutip dari akun Instagram pakar pengobatan herbal, dr Zaidul Akbar, Prof Teguh menjelaskan tubuh manusia memiliki regulasi atau arturan tinggi. Hal ini karena di dalam otak terdapat thermo regulator atau pengatur suhu. Ketika suhu tubuh panas, otak akan memerintahkan pembuluh darah melebar agar terjadi penguapan dan menurunkan suhu tubuh. Sebaliknya jika tubuh kedinginan, otak akan memerintahkan pembuluh darah menyusut.

Menurut Prof Teguh, jika saat pembuluh darah melebar akibat kepanasan tiba-tiba disiram air dingin akan berisiko menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika kondisi itu menimpa pembuluh darah di otak akan mengakibatkan serangan stroke. Hal yang sama juga terjadi saat pembuluh darah yang menyusut akibat kedinginan tiba-tiba diguyur air panas.

Itulah sebabnya sangat disarankan, saat mandi baik menggunakan air dingin maupun panas, tidak langsung menyiram di bagian kepala. Terutama pada orang dengan riwayat beberapa penyakit, seperti, jantung, tekanan darah tinggi, gangguan pembuluh darah (kardiovaskuler) dan gangguan darah. Perubahan suhu secara mendadak berpotensi menyebabkan stroke.

Sementara itu dr Muhammad Rhadian Arief, SpBS dari RS Medistra mengatakan sebenarnya langsung menyiram air ke kepala tidak serta merata menyebabkan stroke.  Pasalnya setiap orang mempunya rangsangan suhu berbeda-beda. Menurut dokter yang biasa disama dr Andra ini, stroke bisa terjadi tubuh, terutama kepala terkena suhu dingin secara tiba-tiba. Hal ini berisiko menyebabkan kenaikan tekanan darah yang menjadi salah satu faktor serangan stroke.

Dikutip dari detikHealth, dr Andra menyatakan jika seseorang memiliki sistem penyaringan rangsangan rendah, suhu dingin yang tiba-tiba termasuk dari air saat mansi, bisa menyebabkan pingsan. Kulit manusia menurut dr Andra berbeda-beda tingkat ketebalannya. Kondisi ini juga berpengaruh pada seberapa kuat bagian tubuh menerima rangsangan atau perubahan suhu. Itulah  sebabnya saat mandi sebaiknya dilakukan adaptasi terlebih dahulu.

Bagian tubuh dengan kulit tebal, seperti otot dan kulit pada kaki dan tangan bisa disiram terlebih dahulu. Selanjutnya pada bagian tubuh lain dan terakhir adalah kepala. Perubahan suhu tubuh secara spontan akan menyebabkan kenaikan tekanan darah. Dr Andra yang juga berpraktik di RS Pelni ini menyarankan saat mandi, terlebih dahulu menyiram anggota tubuh paling bawah dan perlahan naik sampai kepala.   

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF