Beluntas, Tanaman Pagar yang Ampuh Cegah Kanker Rahim, Sembuhkan Rematik dan Pegal Linu
berita
Beluntas, Tanaman Pagar - Intisari.grid.id
13 April 2020 16:00
Watyutink.com – Selama ini orang mengenal daun beluntas sebagai tanaman semak belukar. Itulah sebabnya banyak menyepelekan tanaman ini. Beluntas lebih sering dijadikan tanaman pagar hidup. Padahal sejatinya daun beluntas memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Pasalnya tanaman dengan daun bertangkai pendek dan bergerigi ini memiliki beragam kandungan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat daun beluntas bagi kesehatan?

Tanaman beluntas memiliki nama latin pluchea indica. Tanaman ini banyak ditemukan di China dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Beluntas bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian satu hingga dua meter. Bentuk daunnya sangat khas, yaini bergerigi dan berwarna hijau terang. Selain itu letaknya berseling dan bertangkai pendek. Daunnya yang rimbun membuatnya kerap dijadikan tanaman pagar hidup.

Beberapa penelitian membuktikan tanaman yang banyak menghiasi halaman dan taman ini memiliki kadungan bebagai senyawa aktif, seperti alkaloid, pluchine, asam amino, asam kafeoilkuinat, saponin, polifenol, tannin, sterol, natrium, minya asitri, lemak, kalsium, magnesium, fosfor, vitamin A, Vitamin C, dan senyawa flafonoida. Itulah sebabnya beluntas, terutama daunnya sering dijadikan tanaman obat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Salah satu manfaat daun beluntas yang sering dirasakan adalan sebagai obat sakit pegal linu yang sangat mengganggu. Pasalnya aktivitas sehari-hari bakal terganggu jika pegal linu menyerang. Selain itu daun beluntas juga bisa menjadi obat sakit atau nyeri pinggang. Caranya cukup mudah, ambil tiga atau lima helai daun beluntas lalu bersihkan. Rebus dengan air hingga mendidih. Tunggu sampai hangat lalu minum air rebusan daun beluntas itu. Tambahkan madu untuk menambah rasa.

Rebusan daun beluntas juga bisa menyembuhkan penyakit rematik. Pasalnya daun beluntas memiliki sifat anti inflamasi yang bermanfaat mengatasi peradangan termasuk rematik. Tak hanya itu, rutin mengonsumsi rebusan daun beluntas juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini bisa melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Daun beluntas juga bermanfaat menghilangkan bau badan yang kurang sedap. Bau badan seringkali muncul akibat bakteri. Padahal daun beluntas dikenal memiliki senyawa anti bakteri. Itulah sebabnya daun beluntas dikenal sebagai deodoran alami. Selain bau badan, daun beluntas juga ampuh mengusir bau mulut yang juga muncul akibat bakteri.

Untuk mengusir bau kurang sedap, caranya sama, ambil beberapa helai daun beluntas. Rebus hingga mendidih dan minum saat sudah hangat. Minum dengan rutin hingga bau badan dan bau mulut yang kurang sedap hilang.

Bagi para wanita ramuan daun beluntas bisa digunakan untuk mengatasi keputihan dan nyeri haid. Kedua masalah ini seringkali menyerang wanita, teruama saat datang bulan. Nyeri yang kerap muncul bahkan membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Untuk mendapatkan manfaatnya, ambil kira-kira 20 helai daun beluntas dan akar tapak liman. Rebus dengan segelas air hingga mendidih. Tambahkan sedikit garam atau asam. Minum ramuan tersebut secara rutin.

Rebusan air daun beluntas juga bisa digunakan untuk menjaga kesehatan dan kekuatan rahim. Selain itu juga untuk melindungi wanita dari kerusakan sel rahim yang menjadi pemicu kanker.

Ramuan daun beluntas juga ampuh menjegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Selain itu gigi berlubang juga bisa dicegah dengan rutin mengonsumsi rebusan air daun beluntas. Pasalnya daun beluntas memiliki kandungan fosfor dan kalsium. Itulah sebabnya dianjurkan untuk rutin mengonsumsi air rebusan daun beluntas.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF