Beda Mata Minus dan Silinder
berita

26 December 2018 16:35
Watyutink.com - Banyak orang yang susah membedakan mata minus dan mata silinder. Pasalnya kedua kelainan mata ini sama-sama diatasi dengan penggunaan kacamata. Padahal kedua kondisi mata tersebut berbeda, baik akibat maupun proses penanganannya.

Tahukah Anda, apa beda mata minus dan silinder?

Mata minus atau myopia adalah kondisi mata yang terjadi karena bentuk kornea yang lebih panjang atau lebih pipih dari kornea mata normal. Akibatnya bayangan dari obyek yang jauh jatuh tidak tepat pada retina, melainkan di depan retina. Sehingga penderita mata minus mengalami kesulitan melihat obyek yang letaknya jauh. Itulah sebabnya mata minus disebut pula rabun jauh.

Sedangkan mata silinder atau astigmatisme adalah kondisi dimana permukaan lensa atau kornea mata tidak rata. Sehingga cahaya yang masuk ke mata menjadi tidak fokus saat diteruskan ke retina. Akibatnya pandangan menjadi buram.

Kedua kelainan mata ini dapat diatasi dengan penggunaan kacamata. Namun kacamata yang dipakai harus disesuaikan dengan tingkat gangguan penglihatan yang dialami. Selama menggunakan kacamata, kondisi mata harus tetap dijaga. Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A sangat dianjurkan.

Namun jika sudah dalam tahap parah, kelainan mata hanya bisa disembuhkan dengan cara operasi.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?