Bawang Putih, Kacang Almound, Madu dan Bayam, Bahan Alami Cegah Katarak
berita
Watyutink.com
20 November 2019 12:45
Watyutink.com – Katarak adalah salah satu gangguna penglihatan yang banyak diderita orang Indonesia. Semakin lama jumlah penderita kataran semakin banyak. Diperkirakan jumlah penderita katarak di Indonesia mencapai 2,4 juta orang. Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan 50 persen kasus kebutaan disebabkan oleh katarak.

Katarak adalah kelainan mata yang bisa berujung pada kebutaan. Selama ini penanganan katarak hanya dilakukan melalui operasi. Padahal sebetulnya ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ini menggunakan bahan-bahan alami.

Tahukah Anda, apa saja bahan-bahan alami yang bisa mencegah penyakit katarak?

Katarak adalah adalah gangguan pengelihatan yang ditandai dengan munculnya bercak putih pada mata. Semakin lama bercak tersebut akan membesar dan menutupi serta berakibat terganggunya penglihatan. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab katarak, salah satu yang paling banyak adalah usia. Semakin bertambah usia, semakin rentan pula seseorang terkena katarak.

Selain itu katarak juga bisa disebabkan faktor lain, seperti genetika, diabetes, defisiensi nutrisi, dan paparan sinar matahari. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa menjadi penyebab katarak.

Saat ini penyembuhan satu-satunya penyembuhan katarak adalah melalui operasi. Sayangnya, banyak orang, terutama yang berusia lanjut takut melakukan operasi. Hal ini menyebabkan kondisi pengelihatan justru semakin memburuk. Padahal sebenarnya ada bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi katarak.

Bahan alami pertama yang bisa digunakan adalah bawang putih. Pasalnya bumbu dapur ini diketahui mengandung allicin yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu mencegah stres oksidatif. Itulah sebabnya bawang putih bisa digunakan untuk mencegah perkembangan katarak. Caranya cukup mudah, kunyah bawang putih setiap hari untuk mengurangi efek katarak.

Bahan alami berikutnya adalah kacang almond. Kandungan omega-3 dan senyawa organik lainnya dalam kacang almond diyakini dapar membantu mencegah peradangan dan mengurangi risiko katarak. Caranya, rendam beberapa kacang almond dalam air selama semalam lalu makan pada keesokan paginya. Bisa juga diselingi dengan minum segelas susu hangat.

Madu juga bisa digunakan untuk melindungi mata dari pengaruh katarak. Bahan alami ini sudah lama diyakini sebagai obat bagi bermacam penyakit, termasuk untuk mengatasi masalah penglihatan.

Sayur bayam juga sangat baik digunakan untuk melindungi mata dari katarak. Kadar fitonutrien tinggi dalam sayur bayam dapat mengembalikan kerusakan akibat stres oksidatif dan menghilangkan efek buruk radikal bebas. Selain itu bayam juga melindungi mata dari efek negatif endapat protein.

Sayur lain yang juga bida membantu mengatasi katarak adalah wortel. Sayur berwarna merah kekuningan ini memang sudah lama dikenal bermanfaat menyehatkan mata. Pasalnya wortel mengandung beragam nutrsisi seperti beta-karoten, lutein, dan antioksidan. Zat-zat tersebut berguna untuk mengurangi stres oksidatif pada mata dan mencegah deposisi protein. Rutin mengonsumsu wortel juga dapat memperlambat timbulnya degenerasi  makula, yakni gangguan pengelihatan akibat pertambahan usia.

Buah pepaya juga sangat baik untuk menyehatkan mata, termasuk mencegah katarak. Zat papain dalam pepaya diketahui dapat mempercepat pencernaan protein. Hal ini bisa menghilangkan dan mencegah terjadinya plak dan mengurangi risiko katarak.

Jahe dan lemon juga bisa digunakan untuk mengatasi katarak. Pasalnya kedua bahan alami tersebut kaya akan antioksidan yang bisa mengurangi risiko katarak. Bahan alami lain yang juga bisa membantu mencegah katarak adalah ashwagandha, bilberry, dan wheatgrass.

Namun perlu diingat, bahan-bahan alami tersebut hanya bisa digunakan mencegah katarak yang masih dalam tahap awal. Jika sudah memasuki tahap lanjut atau parah, satu-satunya cara menyembuhkan katarak adalah dengan operasi.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir