Bahaya Tidur Bertemankan Ponsel
berita

14 July 2019 10:30
Watyutink.com - Ponsel memang bisa dikatakan sebagai teman sejati. Bagaimana tidak, ponsel tidak pernah marah, tidak pernah melawan dan selalu siap sedia dibawa kemana saja. Di era serba digital ini kadang sangat sulit untuk bisa bertemu dua atau tiga orang, maka ponsel adalah solusi. Saat jauh, ponsel mendekatkan anda, berbagi cerita dan bahkan saat bosan ponsel anda masih setia bisa menjadi teman bermain game, menonton film atau video atau sekedar browsing berselancar di dunia maya. Lebih dari itu, tak jarang orang akan membawa ponselnya tidur bersama.

Tahukah Anda, bahaya yang menanti saat Anda tidur bersama sang ponsel?

Memang sangat sulit menjauh apalagi melepaskan si ponsel dari tangan anda. Selain tak mau ketinggalan informasi, bagi yang menderita susah tidur ponsel menjadi pilihan untuk menemani. Tapi perlu juga anda ketahui bahwa dibalik sejuta manfaat baik si ponsel ada juga hal-hal buruk yang perlu diantispasi apalagi anda kerapkali tidur bersama.

Menurunkan tingkat konsentrasi

Ponsel yang dibawa tidur bersama anda mengeluarkan radiasi elektromagnetik yang bisa mempengaruhi kualitas tidur anda. efek radiasi elektromagnetik tersebut menyebabkan aliran darah ke otot-otot anda tidak maksimal, oleh karena itu mempengaruhi kualitas tidur anda. Hal ini juga menyebabkan saat bangun di pagi hari anda merasa kurang segar dan kurang konsentrasi bahkan nyeri pada otot-otot tertentu.

Membawa ponsel tidur dapat mengakibatkan kebakaran

Ponsel terbakar atau meledak bukan lagi hal biasa, sudah banyak dibahas di media massa. Namun tak jarang lho ada orang yang tidur meletakkan ponsel di bawah bantal mereka apalagi saat di charger. Memang tak semua ponsel yang diletakkan di bawah bantal akan meledak namun menaruh ponsel di bawah bantal sambil mengisi daya baterai sangat tidak disarankan. Secara logika bisa saja ponsel ini panas dan menganggu sistem saraf anda.

Menyebabkan insomnia

Ponsel memancarkan cahaya biru yang dapat menghambat produksi hormon melatonin. Hormon melatonin ini berguna untuk mengatur tidur dan jam biologis tubuh. Saat tidur membawa ponsel akan menghambat anda dari kantuk. Hal ini terjadi karena cahaya biru memancarkan gelombang panjang seperti pada siang hari, sehingga membuat tubuh berpikir jika masih siang sepanjang waktu, padahal nyatanya sudah malam. Itulah mengapa, terkadang di saat sudah mengantuk namun anda membuka kembali ponsel anda kemudian kantukpun pergi, insomnia datang.

Merusak sel otak

Menurut World Health Organization (WHO), radiasi ponsel bisa memengaruhi susunan saraf manusia hingga dapat menyebabkan kanker atau tumor. Dr. Devra Davis, seorang ilmuwan kesehatan lingkungan, mengatakan bahwa paparan radiasi dari ponsel dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak. Sel-sel otak yang rusak membuat risiko terjangkitnya berbagai jenis penyakit meningkat, karena otak adalah pusat pengendalian tubuh.

Hampir semua orang mengetahui bahaya tidur bersama ponsel, namun mengapa masih banyak yang tidak bisa melepaskan ponsel saat tidur? Mulailah hargai diri anda sendiri.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol