Bahaya Laki-laki Gunakan Perhiasan Emas, Bisa Sebabkan Penyakit Alzheimer
berita

24 October 2019 16:30
Watyutink.com – Penggunaan perhiasan untuk mempercantik dan menunjang penampilan sudah lama dikenal. Penggunaan perhisan juga bisa menjadi pertanda status sosial seseorang. Salah satu perhiasan yang kerap menjadi pilihan untuk dikenakan adalah emas. Logam berwarga kuning mengkilat ini sangat cocok jika dipadukan dengan aneka batu permata.

Namun ternyata penggunaan emas tidak disarankan bagi laki-laki. Pasalnya penggunaan perhiasan emas, seperti cincin, gelang, atau kalung oleh laki-laki berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Itulah sebabnya 14 abad lalu, Nabi Muhammad SAW telah melarang umat Islam laki-laki menggunakan perhiasan emas.

Tahukah Anda, apa bahaya penggunaan perhiasan emas bagi laki-laki?

Dikutip dari Genius Beauty, penggunaan perhiasan emas bisa merangsang dan membangkitkan proses yang terdapat di otak manusia. Itulah sebabnya penggunaan emas sangat berpengaruh pada kesehatan sistem saraf secara keseluruhan.

Salah satu dampak negatif penggunaan emas adalah terjadinya depresi. Meski tidak semua orang otomatis mengalaminya, tapi kemungkinan tersebut cukup besar. Selain itu penggunaan emas juga dapat menyebabkan kejang bagi penderita epilepsi. Terlebih jika perhiasaan yang dikenakan, seperti cincin terlalu kecil. Dalam jangka panjang hal itu bisa mengganggu sistem kapiler.

Selain itu atom pada emas dapat menembus kulit dan masuk dalam darah melalui pori-pori. Jika hal itu terjadi pada laki-laki dapat menimbulkan gangguan pada darah dan urine. Kedua cairan dalam tubuh tersebut akan mengalami migrasi emas. Jika terjadi dalam jumlah besar dan waktu lama, migrasi emas bisa memicu penyakit alzheimer, yang menyebabkan penderitanya kehilangan kemampuan mental dan fisik.

Atom emas yang mengendap dalam darah akan sampai ke otak. Hal inilah yang dapat memicu alzheimer. Penderita alzheimer bisa berbuat dan bertingkah laku seperti anak kecil. Itulah sebabnya penyakit alzheimer bukan penuaan normal melainkan penuaan yang dipaksakan.

Larangan penggunaan perhiasan emas hanya untuk laki-laki, sedangkan perempuan tidak masalah. Pasalnya perempuan secara rutin mengalami menstruasi atau datang bulan. Saat itulah endapan atom emas dalam darah akan dibuang keluar dari tubuh.

Penelitian yang dilakukan para ahli menemukan adanya lemak unik yang hanya ada pada wanita. Lemak ini bermanfaat mencegah unsur senyawa atom emas (Au) masuk ke dalam tubuh. Senyawa atom emas hanya mampu menembus kulit para perempuan tapi tidak mampu mencapai lemak, daging, apalagi darah.

Melihat bahaya penggunaan emas, sudah selayaknya para laki-laki menanggalkan penggunaan perhiasan emas. Biarlah para perempuan saja yang menggunakannya. Laki-laki cukup memiliki dan menyimpannya sebagai tabungan atau investasi masa depan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas             Ironi yang Tak Pantas Dibiarkan Berulang             Pemerintah Harus Tunjukan Penggunaan Utang  Secara Produktif