Asal Mula Cemara Digunakan sebagai Pohon Natal
berita
Sumber Foto : facebook.com
22 December 2019 08:00
Watyutink.com - Saat perayaan Natal hiasan yang selalu tampil adalah pohon Natal. Pohon ini sejatinya adalah pohon cemara yang dihiasi beraneka lampu dan hiasan gemerlap. 

Tahukah Anda mengapa pohon cemara digunakan sebagai pohon Natal? 

Ada banyak cerita tentang awal mula digunakannya pohon cemara sebagai hiasan Natal. 

Salah satunya adalah cerita tentang Martin Luther, seorang tokoh reformasi gereja dari Jerman. Saat berjalan malam hari di hutan, Martin terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara. 

Martin Luther kemudian menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti di hutan, dia memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara. Sejak itu, pohon cemara digunakan sebagai hiasan Natal di Jerman.

Pada abad 16, sekitar tahun 1510, penduduk Jerman menyebar ke luar negeri hingga Amerika. Mereka membawa serta kebiasaan memajang pohon cemara sebagai hiasan di hari Natal. 

Sejak itulah, tradisi pemasangan pohon Natal di sejumlah negara dimulai. Pohon cemara yang tergolong pohon evergreen dibentuk sedemikian rupa dan dilengkapi lilin serta hiasan lainnya untuk dekorasi Natal di dalam rumah.

Pohon cemara ini diyakini melambangkan 'hidup kekal' berdasarkan sifat pohon itu yang selalu berdiri tegak dan hijau. Tidak seperti pohon lain yang rontok saat musim salju.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)