Aneka Manfaat Daun Cabai, Cegah Nyeri Sendi, Sakit Jantung, Turunkan Demam dan Berat Badan
berita

08 February 2020 17:00
Watyutink.com – Manfaat dan kegunaan cabai sudah banyak diketahui. Bahkan cabai tidak bisa dipisahkan dari masakan Indonesia. Makan makanan tanpa cabai bagi sebagain besar orang Indonesia terasa ada yang kurang. Sebagian orang bahkan mengelompokkan cabai dalam bumbu utama.

Ternyata bukan hanya cabai yang bisa dimakan. Daun cabai pun bisa dikonsumsi. Bahkan daun cabai dikenal mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa manfaat daun cabai bagi kesehatan?

Seperti halnya cabai, daun cabai juga mempunyai rasa pedas. Namun tidak sepedas buahnya. Daun cabai juga memiliki aroma yang kuat. Para ahli menyebut daun cabai memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Hal ini lantaran daun cabai memiliki kandungan zat dan nutrisi yang sangat beragam. Journal of Pharmaceutucal Biology yang diterbitkan Thi Qar University, Iraq menyebut daun cabai banyak mengandung zat tanin yang bersifat antiseptik. Sehingga daun cabai mampu membunuh bakteri dengan efektif.

Itulah sebabnya daun cabai sangat baik digunakan untuk mengatasi penyakit radang gusi dan mulut. Selain itu zat tanin dalam daun cabai juga mampu mengatasi keluhan akibat keracunan makanan.

Daun cabai juga dikenal mengandung zat capsaicin yang mampu menyembuhkan beberapa penyakit kardiovaskuler atau jantung. Daun cabai juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL). Selain itu daun cabai juga mengandung vitamin A, B, dan C. Daun cabai juga memiliki kandungan mineral, seperti natrium, kalsium, dan zat besi serta serat, phytochemical, dan asam fenolik.

Berbagai kandungan mineral itu menjadikan daun cabai mampu mengurani rasa sakit kronis serta melindungi lapisan perut dari infeksi H-Pylori. Selain itu daun cabai juga mampu mengendalikan kontaminasi mikroba makanan.

Daun cabai juga dapat membantu mengobati penyakit artritis yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri sendi. Penyakit ini biasanya menyerang seiring dengan pertambahan usia. Daun cabai juga mampu mengatasi radang sendi lainnya seperti, osteoartritis dan fheumatiod arthritis. Hal ini akibat sifat anti-inflamasi yang dikandung daun cabai.

Daun cabai juga bersifat antioksidan yang dapat mencegah efek negatif radikal bebas. Hal ini lantaran kandungan vitamin A dan C. Radikal bebas selama ini diketahui sebagai pemicu berbagai penyakit, baik ringan maupun berat, seperti kanker, jantung, asma, osteoartritis, dan katarak.

Para ahli juga menemukankandungan phytochemical, zat yang mempu mengatasi penyakit diabetes. Pasalnya zat tersebut mampu meningkatkan kerja sel-sel pankreas yang penting untuk memproduksi insulin.

Bagi wanita yang kerap mengalami kram perut saat datang bulan, daun cabai bisa menjadi solusi. Pasalnya ramuan daun cabai mampu mengatasi kram perut. Caranya dengan menyeduh beberapa lembar daun cabai dengan air panas. Tambahkan sedikit garam dan minum saat sudah hangat.

Bagi yang merasa kelebihan berat badan dan ingin menjadi lebih langsung, daun cabai juga bisa menjadi pilihan. Pasalnya daun cabai memiliki kandungan kalori dan lemak yang rendah. Itulah sebabnya daun cabai bisa menjadi alternatif untuk menurunkan berat badan.

Caranya, ambil tiga hingga empat lembar daun cabai yang sudah kering. Rebus dengan air hingga mendidih, biarkan hingga hangat. Tambahkan jeruk nipis, lemon, atau madu untuk menambah rasa. Minum selagi hangat di pagi hari.

Sedangkan untuk mengatasi gigitan serangga, daun cabai bisa dioleh dengan cara dihaluskan. Oleskan daun cabai yang sudah halus ke bagian kulit yang gatal akibat gigitan serangga.

Daun cabai juga dapat membantu menurunkan demam. Caranya, haluskan daun cabai dan campur dengan minyak selada. Oleskan ramuan tersebut di dahi. Biarkan hingga demam reda.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila