13 Desember: Hari Nusantara
berita

13 December 2018 08:00
Watyutink.com – Kita semua tahu bahwa istilah Nusantara sering digunakan untuk menyebut nama negara kita selain Indonesia. Nusantara adalah sebutan untuk menggambarkan wilayah kepulauan yang membentang dari Sumatera sampai Papua. Sebagian besar masuk ke dalam wilayah negara kita, dan sebagian lain ada di negara Timor Leste, Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam.

Tahukah Anda, tanggal 13 Desember itu diperingati sebagai Hari Nusantara?

Pemerintah menetapkan (Keppres No.125 Keppres No.126/2001) tanggal 13 Desember sebagai peringatan Hari Nusantara untuk mengenang dan menghidupkan Deklarasi Juanda yang dicetuskan pada tanggal 13 Desember 1957.  Deklarasi Juanda dicetuskan oleh Perdana Menteri Indonesia pada waktu itu, Juanda Kartawidjaja, yang mengumumkan kepada dunia bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar dan di dalam Kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kata Nusantara sendiri tercatat dalam literatur berbahasa Jawa Pertengahan (abad 12 sampai 16) untuk menggambarkan konsep kenegaraan yang dianut oleh Majapahit. Kemudian istilah ini dihidupkan kembali oleh Ki Hajar Dewantara sebagai nama negara merdeka pelanjut Hindia Belanda. Ketika nama “Indonesia” yang disetujui untuk dipakai, Nusantara tetap dipakai sebagai nama sinonim Kepulauan Indonesia sampai saat ini.  

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

FOLLOW US

Temuan TPF Novel Tidak Fokus             Bentuk TGPF Independen untuk Kasus Novel Baswedan             Pilah Skema Untuk Proyek Strategis             Risiko Penyertaan Equity Proyek Macet             Diskresi Kepolisian Bermasalah?             Penanganan Tak Sesuai Perkap             Polisi Tidak Dikondisikan Menjadi Arogan             Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak             MPLS Harus Diselenggarakan Sesuai Pedoman             Pendidikan Swasta Semi Militer Harus Ditertibkan