Dua Musim Mematikan Datang Bersamaan
Amanda Katili Niode, Ph.D.
Manager, Climate Reality Indonesia
berita
Berpikir Merdeka
09 February 2019 10:00
Gerald Belz, pemuda tampan berusia 18 tahun bergegas menuju sekolahnya di Universitas Iowa, Amerika Serikat. Cita-citanya menjadi dokter dan musim dingin ini ia duduk di semester dua. Cuaca yang semakin memburuk membuatnya tetap tinggal di kampus dan tidak kembali ke rumah, sampai Gerald kemudian ditemukan polisi kampus dalam keadaan tewas karena terpapar dingin yang sangat ekstrem.

Gerald, adalah salah satu dari 20 orang lebih korban meninggal akibat sangat rendahnya suhu di bagian barat tengah dan timur laut Amerika Serikat, yang  mencapai minus 40 derajat Celsius.

Bencana musim dingin di Amerika Serikat itu disebabkan oleh pusaran kutub (polar vortex), yaitu daerah luas  bertekanan rendah dengan udara sangat dingin yang berputar-putar di daerah kutub. 

Suhu yang memanas di Kutub Utara memicu perubahan jet stream, yaitu angin kencang sekitar 8 hingga 11 km di atas permukaan bumi, yang bertiup dari barat ke timur. Perubahan ini mendorong udara kutub yang sangat dingin bergerak ke arah garis lintang yang lebih rendah dari biasanya, termasuk Amerika barat tengah dan timur laut.

Musim dingin di Amerika Serikat jatuh pada tanggal 1 Desember sampai dengan akhir Februari, yang pada saat bersamaan merupakan musim panas di Australia. 

Saat dingin ekstrem melanda Amerika Serikat, gelombang panas (heat wave) dengan suhu hampir 50 derajat Celsius menerjang  benua Australia, terutama di bagian tengah dan selatan. 

Tahun ini, gelombang panas mematikan hewan-hewan seperti koala, kuda liar, ikan, dan kelelawar. Di tahun 2009, gelombang panas di Australia menewaskan 432 orang. 

Secara historis, korban jiwa terbanyak akibat gelombang panas di Australia terjadi di tenggara negara itu, ketika sistem tekanan tinggi bergerak melintasi benua dan mendorong udara panas dan kering dari pedalaman ke pesisir.
 
Apakah pusaran kutub dan gelombang panas berdampak bagi Indonesia? Dr. Edvin Aldrian, seorang Profesor Meteorologi dan Klimatologi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi menjelaskan.
 
Biasanya, di awal tahun, fenomena pusaran kutub memengaruhi wilayah Indonesia,  dimana pusaran yang berhenti karena blocking (terhalang) menyebabkan masa udara dingin yang padat uap air dari lintang tinggi mengalir ke daerah tropis. Kejadian ini biasanya mengakibatkan cuaca kering dan dingin di pantai timur Sumatera dan dapat mengakibatkan banjir di utara Jawa Barat hingga banjir di Jakarta.

Pada awal tahun juga, ketika benua Australia sedang mengalami musim panas, fenomena gelombang panas di selatan berdampak bagi Indonesia. Apabila gelombang panas ini kuat maka akan menarik masa udara yang lebih kuat dari daerah tropis ke benua Australia sehingga lebih banyak hujan turun di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan.
 
Tale of the Two Hemisphere, Kisah Dua Belahan Bumi, diangkat oleh media internasional untuk menggambarkan duka yang terjadi di Amerika Serikat dan Australia. Banyak yang bertanya, apakah semua itu terjadi karena adanya perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia? 
 
Penelitian membuktikan bahwa gelombang panas di Australia menjadi lebih umum dalam kondisi iklim yang berubah. Keadaan dingin yang ekstrem di sana akan terus berkurang sedangkan hari-hari panas, kekeringan, dan gelombang panas akan semakin bertambah.
 
World Resources Institute merujuk studi Nature Communications yang  menganalisis data sejak tahun 1950 dan menyimpulkan bahwa ada  hubungan yang erat antara suhu di Kutub Utara yang menghangat dan cuaca musim dingin yang parah, terutama di sebelah timur Amerika Serikat.
 
Kerabat dan kekasih Gerald Belz masih meratapi kepergiannya. Namun mereka yakin, meskipun secara lahiriah dia sudah berlalu, secara batiniah Gerald masih ada, dan semangat bersama cintanya akan selalu dikenang.

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Anang Zubaidy, SH., MH

Kepala Pusat Studi Hukum FH UII

Deddy Herlambang

Pengamat Transportasi

FOLLOW US

KPU Jangan Perkeruh Suasana             Gunakan Mekanisme Demokratik             Pemerintah Harus Bebas dari Intervensi Pengusaha             Tunggu, Mas             Yang Tak Siap Menang Cuma Elit Politik, Rakyat Tenang Saja             Ikhtiar Berat Tegakan Integritas Pemilu             Kedaulatan Rakyat Dibayang-bayangi Money Politics             Tiap Orang Punya Peran Awasi Pemilu             Jangan Lecehkan Kedaulatan Rakyat             Selesaikan Dulu Sengkarut Harga Tiket Pesawat