Angelina Jolie dan Eva Celia Membidik SDGs
DR Amanda Katili Niode Ph.D
Manager, Climate Reality Indonesia
berita
Berpikir Merdeka

09 June 2018 12:00

“Seniman memiliki kebebasan untuk mencipta, menantang kekuasaan tanpa rasa takut, dan membahagiakan banyak orang. Kebebasan seperti ini tidak terbayangkan bagi jutaan perempuan di seluruh dunia yang hidup dengan konflik dan kemiskinan, yang tidak pernah mendapatkan kesempatan, yang suaranya selalu dibungkam,” seru Angelina Jolie di Hollywood.

Angelina Jolie dan sederet mahabintang seperti Leonardo DiCaprio, Shakira, dan Orlando Bloom merupakan United Nations Goodwill Ambassador, Duta PBB yang menggunakan kemashuran mereka untuk menumbuhkan kesadaran akan  berbagai permasalahan yang mengancam kesejahteraan dan kehidupan manusia.

Sejumlah tokoh paling dikagumi di dunia juga kini berperan aktif mendorong berbagai pihak untuk berperan dalam melaksanakan Sustainable Development Goals/SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. SDGs adalah agenda global yang ditetapkan oleh 193 negara untuk memberantas kemiskinan, ketimpangan sosial dan perubahan iklim dengan asas no one left behind, atau tidak ada satu orang pun yang tertinggal.

Secara rinci, SDGs untuk perioda 2015-2030 memiliki 17 tujuan, yaitu: 1) Tanpa Kemiskinan, 2) Tanpa Kelaparan, 3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 4) Pendidikan Berkualitas, 5) Kesetaraan Gender, 6) Air Bersih dan Sanitasi Layak, 7) Energi Bersih dan Terjangkau, 8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, 9) Industri, Inovasi dan Infrastruktur, 10) Berkurangnya Kesenjangan, 11) Kota dan Permukiman Berkelanjutan, 12) Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan, 13) Penanganan Perubahan Iklim, 14) Ekosistem Lautan, 15) Ekosistem Daratan, 16) Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dan 17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Angelina Jolie berkampanye untuk Tujuan ke 5, Kesetaraan Gender, dan Shakira untuk Tujuan ke 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Orlando Bloom berusaha untuk Tujuan ke 4, Pendidikan Berkualitas dan Leonardo Caprio bergerak untuk Tujuan ke 13, Penanganan Perubahan Iklim.

Warga global yang bertanggung jawab wajib memiliki informasi akurat tentang penyebab dan solusi berbagai permasalahan di dunia ini dan SDGs mutlak dibawa ke realitas lokal agar tahun 2030 dunia menjadi lebih baik. Untuk ini, Badan PBB untuk Dana Darurat Anak-anak  (UNICEF) menganjurkan agar masyarakat  menghayati tema SDGs yang mempengaruhi kehidupan mereka, macam kesehatan dan gizi, pendidikan berkualitas, dan sumber daya alam lestari

Tantangan Indonesia untuk mencapai SDGs sangat besar, seperti disampaikan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, terutama memastikan asas no one left behind pada 258 juta penduduk dengan beragam budaya, suku, agama maupun bahasa. Namun demikian, pemerintah berkomitmen tinggi dengan menyusun serangkaian kebijakan termasuk Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Baru-baru ini di Istana Wakil Presiden diluncurkan Rencana Aksi Nasional SDGs 2017-2019.

Dalam membidik SDGs, pemangku kepentingan Indonesia dipilah dalam empat platform partisipasi, yaitu Pemerintah dan Parlemen, Filantropi dan Pelaku Usaha, Organisasi Kemasyarakatan dan Media, serta Akademisi dan Pakar.

Seperti di Hollywood, industri hiburan di tanah air juga semangat mendukung pencapaian SDGs melalui Badan PBB untuk Pembangunan (UNDP).  Artis peran Hannah Al Rashid terjun dalam aktivitas untuk Tujuan ke 5, Kesetaraan Gender.  Sedangkan aktor Reza Rahadian dan penyanyi jazz Eva Celia mendukung Tujuan ke 6, Air Bersih dan Sanitasi Layak. Reza dan Eva melakukan perjalanan ke Sumba Timur untuk pemasangan pompa air tenaga surya yang dibangun berkat urun dana masyarakat.

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Melibatkan Institusi Polri dalam Politik Birokrasi Sangat Berbahaya             IPW Tak Yakin Syafruddin Bisa Selesaikan Masalah Birokrasi Di Indonesia             Susahnya Wujudkan Birokrasi yang Profesional dan Netral             Implementasi Ekonomi Kerakyatan, Berharap Kepada BPIP             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-1)             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-2)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-1)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-2)             Jadikan Asian Games 2018 Titik Awal Merubah Kebiasaan Buruk             Pendidikan Budi Pekerti Sangat Penting!